Polisi Bubarkan Paksa Unjuk Rasa Karhutla di Kantor Gubernur Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi bubarkan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (8/10/2026). ANTARA/Agus Suprayitno.

Polisi bubarkan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (8/10/2026). ANTARA/Agus Suprayitno.

JAMBI, jentik.id – Polisi membubarkan aksi unjuk rasa terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (8/10/2026). Petugas mengambil tindakan setelah aksi tersebut dinilai anarkis dan berlangsung melewati batas waktu yang ditentukan.

Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang mengatakan situasi di lokasi kini kondusif. Ia menyebut massa mulai meninggalkan kawasan kantor gubernur setelah polisi mengendalikan keadaan.

Sebanyak 940 personel gabungan dari Polda Jambi dan Polresta Jambi mengamankan jalannya aksi.

Baca Juga :  Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, Sejumlah Jabatan Strategis Polri Dan Polda Jambi Irjen Pol Widodo.

Ananto mengatakan polisi tetap menyiagakan personel di sejumlah titik untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Petugas juga memantau objek vital guna memastikan situasi tetap aman.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan aspirasi masyarakat.

Menurut Sudirman, pemerintah telah menerima aspirasi melalui asisten dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Namun, pemerintah menilai situasi mulai mengarah pada tindakan anarkis sehingga petugas membubarkan massa sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca Juga :  Akhir Pencarian! Pasutri yang Terseret Banjir di Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia

Sudirman juga mengapresiasi Polda Jambi dan Polresta Jambi yang membantu mengamankan kawasan kantor gubernur.

Ia mengimbau masyarakat menyampaikan pendapat secara tertib dan mengutamakan dialog. Sudirman juga meminta peserta aksi tidak merusak fasilitas umum maupun aset negara.

Pemerintah berharap masyarakat tetap dapat menyampaikan kritik secara damai agar aspirasi tersalurkan tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban. (nr*)

Berita Terkait

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat
Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa
Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK
TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla
Wawako Azhar Hamzah dan IKAPSO Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapan
Bawa Liquid Vape Diduga Mengandung Etomidate, Pemuda 25 Tahun Ditangkap Polres Bungo!
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, 2.458 Penerbangan di Indonesia Terdampak!
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru