Akhir Pencarian! Pasutri yang Terseret Banjir di Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Tubagus Suharyana (57) dan istrinya Sri Vebrianti (45) tiba di RSUD Sayang, Cianjur, Senin (30/3/2026). Foto: kumparan

Jenazah Tubagus Suharyana (57) dan istrinya Sri Vebrianti (45) tiba di RSUD Sayang, Cianjur, Senin (30/3/2026). Foto: kumparan

Cianjur, jentik.id – Tim SAR gabungan menemukan pasangan suami istri yang terseret banjir luapan drainase di Jalan Raya Puncak, Cipanas, Kabupaten Cianjur, dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (30/3/2026).

Korban bernama Tubagus Suharyana (57) dan istrinya Sri Vebrianti (45). Keduanya merupakan warga Perum De Java Valley, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, yang saat itu tengah dalam perjalanan mudik.

Kanit SAR Cianjur, Andhika, menjelaskan tim menemukan jenazah Suharyana lebih dulu, lalu menemukan jenazah Sri Vebrianti beberapa jam kemudian. Tim menemukan kedua korban sekitar 35 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Baca Juga :  Kenduri Sko Koto Baru Hidupkan Kembali Tradisi Leluhur, Wali Kota Alfin Beri Apresiasi

Petugas kemudian membawa jenazah ke RSUD Sayang untuk proses identifikasi dan pemeriksaan. Tim medis bersama kepolisian memastikan identitas korban melalui data INAFIS serta ciri fisik yang diakui keluarga.

Setelah proses selesai, petugas langsung menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Keluarga yang telah tiba di rumah sakit tampak histeris saat menerima jenazah.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Salah satu anggota keluarga, Tubagus Andi, mengaku mengetahui kejadian tersebut dari pemberitaan media. Ia kemudian mencari informasi lanjutan hingga pihak kepolisian memastikan identitas korban.

Keluarga berencana memakamkan kedua korban di kampung halaman mereka di Kabupaten Sumedang, sesuai keinginan anak almarhum. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB