Kerinci, jentik.id-Seleksi calon direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci mulai mengerucut. Dari tujuh kandidat yang mengikuti proses seleksi, tiga orang dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan atau (Fit and Proper Test), sementara empat kandidat lainnya gagal melanjutkan ke tahap berikutnya.
Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tersebut dilaksanakan oleh tim independen dari Universitas Jambi (UNJA) pada Jumat (9/10/2026) lalu
Berdasarkan hasil penilaian, tiga kandidat yang lolos adalah Mensediar dengan nilai 8,45, disusul Sasrir dengan nilai 8,21, serta Zairusman dengan nilai 7,94. Mensediar diketahui merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Kerinci.
Ketiga kandidat selanjutnya dijadwalkan mengikuti wawancara akhir bersama Bupati Kerinci. Tahapan ini menjadi kesempatan bagi masing-masing kandidat untuk memaparkan visi, misi, serta strategi dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan Perumda Air Minum Tirta Sakti
Panitia Seleksi (Pansel) menjadwalkan wawancara akhir pada 13–15 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di ruang utama Kantor Bupati Kerinci.
Dalam tahapan tersebut, para kandidat diharapkan mampu menyampaikan program konkret untuk memperbaiki tata kelola perusahaan, meningkatkan keandalan distribusi air, serta menangani keluhan pelanggan secara lebih responsif.
Selain kemampuan manajerial dan kepemimpinan, pemahaman terhadap persoalan pelayanan air minum dan kebutuhan masyarakat juga menjadi aspek penting dalam menentukan calon direksi.
Pansel menetapkan peserta wawancara diwajib mengenakan kemeja polos lengan panjang, berdasi, celana berwarna gelap, dan sepatu. Peserta juga diwajibkan membawa serta menunjukkan KTP elektronik asli saat mengisi daftar hadir.
Lolosnya tiga kandidat tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian seleksi pimpinan Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci. Keputusan akhir diharapkan menghasilkan direksi yang mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Publik pun berharap seluruh proses seleksi berlangsung profesional, transparan, dan mengutamakan kompetensi, sehingga pimpinan yang terpilih nantinya mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan air minum di Kabupaten Kerinci.(asy*)









