JAKARTA, jentik.id – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., mengusulkan pembangunan kembali Pasar Tanjung Bajure kepada Kementerian Perdagangan RI dalam audiensi bersama Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Alfin didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh. Ia menyampaikan kondisi Pasar Tanjung Bajure yang dibangun pada 1995 dan belum menjalani revitalisasi secara menyeluruh.
Alfin menilai bangunan pasar yang telah berusia lebih dari tiga dekade itu membutuhkan pembaruan. Selain keterbatasan kapasitas, kondisi fisik bangunan juga berpotensi mengancam keselamatan pedagang dan pengunjung.
“Pasar Tanjung Bajure menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, kami mengusulkan pembangunan kembali agar pedagang dan pengunjung dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Alfin.
Ia berharap Kementerian Perdagangan mendukung usulan tersebut agar Pasar Tanjung Bajure dapat berfungsi lebih optimal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri menyambut positif usulan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti usulan pembangunan tersebut untuk dibahas dalam proses penganggaran berikutnya.
Selain membahas Pasar Tanjung Bajure, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri juga menyoroti pembangunan Pasar Sungai Penuh yang masih dalam tahap penyelesaian. Ia mendorong pemerintah daerah menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan menyiapkan sistem pengelolaan yang baik.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pembangunan dan pembenahan pasar dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat, mendukung pedagang, serta memperkuat perekonomian daerah. (nr*)









