Jambi, jentik.id — Layanan digital milik Bank Jambi mengalami gangguan total pada Minggu (22/2/2026). Sejak pagi, nasabah gagal mengakses aplikasi mobile banking karena sistem terus menolak login dan menampilkan pesan kesalahan.
Sejumlah nasabah langsung menyampaikan keluhan. Yunus mengaku berulang kali mencoba masuk, tetapi aplikasi tetap menolak akses. Ardiyan juga batal bertransaksi saat hendak menarik uang karena sistem tidak merespons.
Gangguan ini memicu keresahan. Di berbagai grup perpesanan, warga menyebarkan isu peretasan sistem Bank Jambi. Beberapa pesan bahkan menyebut peretas menjebol rekening petinggi bank dan menguras saldo, meski belum ada konfirmasi resmi.
Hingga sore, manajemen belum memberi keterangan terkait penyebab gangguan maupun klarifikasi atas isu yang beredar.
Kepanikan meluas ke luar ruang digital. Di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, puluhan nasabah mendatangi kantor cabang pada Ahad siang. Mereka memenuhi halaman kantor dan meminta penjelasan langsung dari pihak bank. Sebagian terlihat gelisah, sementara lainnya terus menghubungi kerabat melalui telepon.
Mayoritas nasabah yang datang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Mereka menerima gaji melalui Bank Jambi karena pemerintah daerah menunjuk bank tersebut sebagai penyalur resmi gaji ASN di Provinsi Jambi. Gangguan layanan membuat mereka khawatir terhadap keamanan dan ketersediaan dana.
Sampai berita ini terbit, manajemen belum menyampaikan penyebab gangguan, estimasi pemulihan, maupun jaminan keamanan dana nasabah. Publik masih menunggu penjelasan resmi terkait kondisi sistem layanan digital bank daerah tersebut. (nr*)









