Padang Panjang, jentik.id — Enam dari sepuluh unit hunian tetap (huntap) bantuan Willie Salim bersama Ustaz Dery Sulaiman kini resmi menjadi tempat tinggal warga terdampak banjir bandang, Jumat (27/2). Pemerintah Kota Padang Panjang menyerahkan langsung kunci rumah kepada para penerima di kawasan Balai Benih Ikan (BBI), Kecamatan Padang Panjang Timur.
Tim memulai pembangunan huntap pada 4 Desember 2025 di depan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat. Karena kondisi lahan kurang mendukung, tim segera memindahkan pembangunan ke dua lokasi, yakni dekat BBI dan sekitar RSUD. Willie Salim bersama timnya membiayai seluruh proses pembangunan.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan apresiasi atas kepedulian para donatur yang membantu warga bangkit dari musibah.
“Alhamdulillah, enam unit huntap sudah siap huni. Kami segera membangun empat unit lainnya di sebelah RSUD. Program ini menjadi huntap pertama di Padang Panjang,” ujarnya.
Pemko Padang Panjang terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna menambah jumlah huntap agar seluruh korban mendapatkan tempat tinggal layak.
Hendri menegaskan, pemerintah tidak memberikan rumah ini sebagai hak milik pribadi. Pemerintah memberi izin kepada warga untuk menempati rumah selama 10 tahun karena bangunan tersebut tetap berstatus aset negara.
Sementara itu, Willie Salim mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang mempercepat realisasi pembangunan.
“Alhamdulillah, kami sudah melengkapi fasilitas listrik dan air bersih. Semoga hunian ini membantu bapak dan ibu melanjutkan kehidupan dengan lebih baik,” katanya.
Ketua DPRD Imbral, Kepala Kejaksaan Negeri Adhi Setio Prabowo, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta sejumlah undangan turut menghadiri kegiatan tersebut. (nr*)









