Polisi Malaysia Tangkap 9 Perampok Emas, 2 di Antaranya WNI

Kriminal internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PULAU PINANG – Polisi di Pulau Pinang berhasil menangkap sembilan tersangka dalam kasus perampokan bersenjata yang menargetkan pengiriman perhiasan emas. Dari sembilan pelaku, dua di antaranya merupakan perempuan warga negara Indonesia (WNI).

Kepala Kepolisian Negara Bagian Pulau Pinang, Datuk Azizee Ismail, mengatakan penangkapan dilakukan melalui operasi bertajuk Op Jingga D Garden yang berlangsung sejak 26 Maret hingga 2 April 2026 dan Operasi tersebut melibatkan tim gabungan dari Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Kontinjen Pulau Pinang bersama Kepolisian Daerah Seberang Perai Utara.

“Penangkapan terhadap tersangka dilakukan di beberapa lokasi di kawasan Barat Daya dan Timur Laut. Kami berhasil mengamankan tujuh pria warga lokal dan dua perempuan warga Indonesia berusia antara 23 hingga 43 tahun,” ujar Azizee, Jumat (3/4/2026), dikutip dari media Malaysia.

Baca Juga :  100 Agen Mossad Israel Ditangkap Intelijen Iran. Hukuman Gantung Menunggu

“Polisi mengungkapkan para pelaku menggunakan modus dengan menyasar tenaga penjual yang membawa perhiasan emas untuk didistribusikan atau ditransaksikan ke toko-toko emas di wilayah Pulau Pinang.

Kasus ini berkaitan dengan perampokan yang terjadi pada 26 Maret 2026 sekitar pukul 09.20 waktu setempat di wilayah Seberang Perai Utara dimana dalam aksi tersebut, pelaku berhasil merampok emas seberat 6.023,69 gram dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai 3,6 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp15,1 miliar.

“Dengan tertangkapnya para tersangka, kami berhasil menyelesaikan kasus perampokan bersenjata tersebut,” kata Azizee.

Baca Juga :  Pengunjung Warung di Merangin Tewas Ditusuk Dua Pelaku

Barang Bukti dan Temuan Lain
Dari hasil penggerebekan, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya, Sekitar 4.300 gram perhiasan emas
Tiga cincin
Sebilah parang
Empat ban beserta velg
Dua unit mobil yang digunakan dalam aksi mereka.

Selain itu,dari hasil tes urine menunjukkan tiga tersangka positif menggunakan narkotika jenis methamphetamine.
Saat ini, delapan tersangka telah ditahan untuk proses penyidikan, sementara satu tersangka lainnya dijadwalkan menjalani proses penahanan di pengadilan.

Kasus ini diselidiki berdasarkan Pasal 395, 397, dan 109 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Malaysia terkait perampokan secara berkelompok dan bersenjata.

Berita Terkait

AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Satresnarkoba Polres Kerinci Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Sumbar
Lima Bayi Orangutan Ditemukan di India, Didugaan Dilakukan Jaringan Penyelundupan Terorganisasi.
Satu dari Dua Begal Tewas dalam Kecelakaan Usai Rampas Motor Korban
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Mata Rantai Rokok Ilegal di Kerinci-Sungai Penuh Disorot, Agen Dan Pemilik Dipertanyakan
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Lima Warga SAD Serahkan Diri Usai Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Sarolangun
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:21 WIB

AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05 WIB

Satresnarkoba Polres Kerinci Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Sumbar

Jumat, 18 September 2026 - 16:21 WIB

Lima Bayi Orangutan Ditemukan di India, Didugaan Dilakukan Jaringan Penyelundupan Terorganisasi.

Sabtu, 12 September 2026 - 19:22 WIB

Satu dari Dua Begal Tewas dalam Kecelakaan Usai Rampas Motor Korban

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Berita Terbaru

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Nasional

Prabowo Minta Impor Kiloan dan Balpres Ditertibkan, Ada Apa?

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:18 WIB

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Nasional

Rupiah Melemah ke Rp17.879, Investor Menanti Keputusan BI

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:47 WIB