PKL Jalan M Yamin Protes Direlokasi, Hamburkan Dagangan

Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH.Jentik.Id– Aksi protes dilakukan seorang pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan M Yamin, Kota Sungai Penuh mendapat perhatian, pasalnya aksi spontan tersebut sempat viral di media sosial, video berdurasi singkat memperlihatkan seorang emak-emak menghamburkan dagangannya.

Dalam video tersebut, terlihat pedagang yang mengenakan baju merah meluapkan emosinya dengan melempar sayur-sayuran dagangannya ke jalan. Aksi itu diduga sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan relokasi PKL ke Gedung Pasar Tradisional Tanjung Bajure.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (03/04/2026) dan sempat menjadi tontonan warga yang melintas di lokasi.sementara tidak jauh dari tempat kejadian, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama Sekda Alpian dan tim penertiban sedang melakukan peninjauan terhadap para PKL yang telah direlokasi.

Baca Juga :  Profesor dan Akademisi Bahas Strategi Pembangunan Daerah dalam Diskusi " Rabuan Roadshow " Di Sungai Penuh

Sebagian besar pedagang yang direloksi sudah menempati lapak baru di lantai dua Pasar Tradisional Tanjung Bajure. Namun, masih ada sejumlah kecil PKL yang menolak pindah dan nekat berjualan di trotoar Jalan M Yamin, bahkan menggunakan payung di depan ruko.

Sebelumnya, para PKL juga sempat mendatangi Gedung DPRD Kota Sungai Penuh untuk menyampaikan apresiasi mereka. Dihadapan Komisi II DPRD, pedagang meminta agar penertiban dilakukan secara adil dan tidak tebang pilih.

Baca Juga :  Wako Alfin bersama Dinas Sosial menyalurkan bantuan ATENSI untuk Disabilitas dan lansia di Sungai Penuh

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pedagang yang melakukan aksi tersebut merasa keberatan direlokasi ke pasar, meskipun alasan pastinya belum dijelaskan secara rinci.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui tim gabungan penertiban dapat bertindak tegas namun tetap humanis, sehingga kawasan Jalan M Yamin kembali tertib, bersih, dan aktivitas perdagangan dapat terpusat di Pasar Tradisional Tanjung Bajure.

“Masih ditemukan PKL membuka kapak pakai payung, kendati tidak dipinggir jalan atau menggunakan Trotoar, tetapi di depan ruko. Ini juga harus dilarang.*Red.Syam.*

Berita Terkait

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci
35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB