Wali Kota Yogyakarta Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas, Dialihkan untuk Program Pro Rakyat

Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, jentik.id—Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memangkas anggaran perjalanan dinas dan mengalihkan dana tersebut ke program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pemkot memfokuskan alokasi baru ini pada sektor ekonomi kerakyatan, penataan kota, dan pengembangan pariwisata.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan kebijakan ini mengikuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah daerah. Ia menyebut pemerintah daerah menyesuaikan kebijakan pusat dengan langkah efisiensi di tingkat kota.

“Dalam instruksi tersebut, kepala daerah mengurangi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 persen dan perjalanan luar negeri hingga 70 persen,” ujar Hasto, Selasa (14/04/2026).

Hasto menjelaskan Pemkot Yogyakarta mengarahkan anggaran hasil efisiensi ke dua sektor utama, yaitu program non-infrastruktur dan infrastruktur. Ia memastikan pemerintah memaksimalkan penggunaan anggaran agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Hadir Pulihkan Situasi Keamanan di Wamena

Pemkot Dorong Ekonomi Warga Lewat Event dan UMKM

Pemkot Yogyakarta memperkuat program berbasis ekonomi kerakyatan, budaya, dan pariwisata. Pemerintah menggerakkan berbagai kegiatan seperti Gebyar UMKM, Wayang Jogja Night Carnival (WJNC), Jogja Great Sale, Ruwahan Agung, Festival Hadroh, hingga Sarkem Fest.

Hasto menjelaskan seluruh kegiatan tersebut tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di Kota Yogyakarta.

“Event ini tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” jelasnya.

Pemkot Fokus Perbaikan Jalan, Trotoar, dan Ruang Kota

Pada sektor infrastruktur, Pemkot Yogyakarta memprioritaskan penataan kawasan perkotaan. Pemerintah mempercepat perbaikan jalan, trotoar, dan ruang publik di berbagai titik kota.

Pemkot menjalankan revitalisasi trotoar dari kawasan Giwangan hingga XT Square, termasuk penutupan saluran air di Jalan Pramuka untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki. Pemerintah juga menata Jalan DI Panjaitan dengan membangun trotoar dan taman serta melebarkan jalan sepanjang sekitar 776 meter dari Jalan Ipda Tut Harsono hingga simpang empat APMD.

Baca Juga :  Tak Sekadar Kunjungan, Al Haris Bawa Misi Perumahan Jambi ke Pusat

Pemerintah memindahkan taman tersebut dari Terminal Giwangan ke Balai Benih Ikan Yogyakarta di Jalan Nitikan Baru, Sorosutan, Umbulharjo.

Selain itu, Pemkot membangun taman dan jalur hijau di sepanjang Jalan Diponegoro hingga simpang tiga Jatikecana. Pemerintah juga mengembangkan fasilitas olahraga untuk masyarakat agar ruang publik lebih aktif dan produktif.

DPRD Dukung Efisiensi Anggaran

Ketua DPRD Kota Yogyakarta, F. X. Wisnu Sabdono Putro, menyatakan dukungan terhadap kebijakan efisiensi anggaran tersebut. Ia menegaskan DPRD mendorong agar hasil penghematan benar-benar kembali untuk kepentingan masyarakat.

“Kami pada prinsipnya sepakat dengan efisiensi ini. Harapannya, anggaran perjalanan dinas dialokasikan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya. (am/*)

Berita Terkait

Dicegat Mahasiswa di Jambi, Gibran Langsung Perintahkan Usut Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi
Pasutri WN China Tewas Saat Snorkeling di Labuan Bajo, Diduga Terseret Arus Kencang
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan
Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius
Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan
Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang
Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara
Bianglala Mendadak Mati di Deli Serdang, 30 Pengunjung Terjebak di Ketinggian
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:28 WIB

Dicegat Mahasiswa di Jambi, Gibran Langsung Perintahkan Usut Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pasutri WN China Tewas Saat Snorkeling di Labuan Bajo, Diduga Terseret Arus Kencang

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:28 WIB

Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:08 WIB

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Berita Terbaru