Tercatat Progres Pelaporan SPT Capai 13,45 Juta Hingga Mei 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 28 Mei 2026 tercatat 13.454.021 SPT,” ujar Inge dalam keterangan tertulis di Jakarta,  DJP merinci, laporan tersebut berasal dari 10.945.113 wajib pajak orang pribadi karyawan dan 1.498.213 wajib pajak orang pribadi nonkaryawan.

Progres pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 28 Mei 2026 tercatat 13.454.021 SPT,” ujar Inge dalam keterangan tertulis di Jakarta, DJP merinci, laporan tersebut berasal dari 10.945.113 wajib pajak orang pribadi karyawan dan 1.498.213 wajib pajak orang pribadi nonkaryawan.

Jakarta, jentik.id – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat progres pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun pajak 2025 hingga 28 Mei 2026 telah mencapai 13.454.021 SPT.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, mengatakan jumlah tersebut menunjukkan tingginya partisipasi wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Progres pelaporan SPT Tahunan PPh untuk periode sampai dengan 28 Mei 2026 tercatat 13.454.021 SPT,” ujar Inge dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

DJP merinci, laporan tersebut berasal dari 10.945.113 wajib pajak orang pribadi karyawan dan 1.498.213 wajib pajak orang pribadi nonkaryawan.

Baca Juga :  Nilai Tukar Rupiah Kian Rapuh Terhadap Dolar AS Tembus Rp17.858

Sementara itu, dari sektor wajib pajak badan, tercatat sebanyak 972.144 SPT berasal dari wajib pajak badan yang menggunakan mata uang rupiah dan 1.609 SPT dari wajib pajak badan dengan mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Untuk sektor minyak dan gas bumi (migas), DJP mencatat sebanyak 17 laporan SPT dalam mata uang rupiah dan 257 laporan dalam mata uang dolar AS.

Jumlah tersebut merupakan pelaporan SPT untuk tahun buku Januari hingga Desember 2025.

Selain itu, DJP juga mencatat pelaporan SPT untuk wajib pajak dengan tahun buku berbeda yang mulai dilaporkan sejak 1 Agustus 2025. Pelaporan tersebut berasal dari 36.625 wajib pajak badan dalam mata uang rupiah dan 43 wajib pajak badan dalam mata uang dolar AS.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 17.905 per Dolar AS, Pelemahan Jadi Sorotan Pasar

Di sisi lain, DJP melaporkan progres aktivasi akun Coretax hingga Mei 2026 telah mencapai 19.468.429 akun. Jumlah itu terdiri atas 18.237.049 akun wajib pajak orang pribadi, 1.139.276 akun wajib pajak badan, 91.871 akun wajib pajak instansi pemerintah, serta 233 akun wajib pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

Pemerintah terus mendorong optimalisasi sistem administrasi perpajakan digital melalui Coretax guna meningkatkan kepatuhan, pelayanan, serta efisiensi pengelolaan data perpajakan nasional.(asy*)

Berita Terkait

Prabowo dan Macron Hadiri Peluncuran France–Indonesia High Level Business Council
2 Juni Taspen Resmi Cair Gaji Ke 13 Pensiunan ASN Belum Ada Regulasi Kenaikan Gaji.
Rupiah Tembus Rp 17.905 per Dolar AS, Pelemahan Jadi Sorotan Pasar
Gebrakan Energi! BRIN dan PalmCo Ubah Limbah Sawit Jadi Gas Pengganti LPG
Nilai Tukar Rupiah Kian Rapuh Terhadap Dolar AS Tembus Rp17.858
Kenaikan Suku Bunga AS Tekan Harga Emas Dunia, Turun 1,4 Persen
Purbaya Pastikan APBN Aman Meski Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS
Kepercayaan Pasar Jadi Kunci Hadapi Tekanan Rupiah 
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:10 WIB

Prabowo dan Macron Hadiri Peluncuran France–Indonesia High Level Business Council

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:42 WIB

Tercatat Progres Pelaporan SPT Capai 13,45 Juta Hingga Mei 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:39 WIB

2 Juni Taspen Resmi Cair Gaji Ke 13 Pensiunan ASN Belum Ada Regulasi Kenaikan Gaji.

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.905 per Dolar AS, Pelemahan Jadi Sorotan Pasar

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:49 WIB

Gebrakan Energi! BRIN dan PalmCo Ubah Limbah Sawit Jadi Gas Pengganti LPG

Berita Terbaru