Kerinci, jentik.id – Impian Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C akhirnya segera terwujud. Setelah melalui proses panjang dan perjuangan yang intensif, pembangunan RSUD Kabupaten Kerinci resmi memasuki tahap pelaksanaan fisik pada Juni 2026.
Kepastian tersebut menyusul rampungnya proses tender yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Proyek pembangunan dan renovasi RSUD Kabupaten Kerinci dengan pagu anggaran sebesar Rp138,947 miliar menetapkan PT PP Urban (Urban-Penta KSO) sebagai pemenang tender dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp137.509.300.000.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Harmendizal, mengatakan pembangunan RSUD Tipe C merupakan buah dari perjuangan dan komitmen kuat Bupati Kerinci Monadi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Usulan pembangunan RSUD Tipe C ini disampaikan langsung oleh Bupati Monadi kepada Kementerian Kesehatan pada Oktober 2025 lalu.
“Alhamdulillah, setelah melalui seluruh tahapan dan proses yang panjang, pembangunan fisik RSUD Kerinci akhirnya dapat dimulai pada Juni 2026,” ujar Harmendizal, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, kehadiran RSUD Tipe C yang berlokasi di kawasan Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, akan menjadi langkah strategis dalam pemerataan layanan kesehatan di Kabupaten Kerinci.
Rumah sakit tersebut juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan rujukan di tingkat provinsi.
“Dengan hadirnya RSUD Tipe C Bukit Tengah Siulak, kami optimistis pelayanan kesehatan masyarakat Kerinci ke depan akan semakin merata, cepat, dan berkualitas,” katanya.
Harmendizal menegaskan seluruh tahapan pembangunan dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku dan berada dalam pengawasan pemerintah pusat,Transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan hukum menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Selain itu, aspek lingkungan hidup juga telah mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja serta ketentuan teknis penyusunan dokumen UKL-UPL sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 4 Tahun 2021.
Dalam proyek ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berperan sebagai penyedia lahan sekaligus penerima manfaat pembangunan. Sementara itu, seluruh proses teknis mulai dari tender hingga pelaksanaan konstruksi ditangani oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.
Berdasarkan Laporan Hasil Tender yang diterbitkan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Kesehatan RI tertanggal 1 Juni 2026, selain PT PP Urban sebagai pemenang tender Harga Penawaran Rp137.509.300.000
PT Hutama Karya (Persero) ditetapkan sebagai calon pemenang cadangan pertama dengan nilai penawaran Rp138.391.212.000.
Adapun PT Nindya Karya (Persero) menjadi calon pemenang cadangan kedua dengan nilai penawaran Rp138.669.106.000.
Harmendizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawal proses pembangunan RSUD tersebut agar berjalan sesuai rencana.
“Kita patut bersyukur karena tidak semua daerah mendapatkan kesempatan seperti ini. Kehadiran RSUD Tipe C merupakan anugerah besar bagi masyarakat Kerinci. Karena itu, mari kita kawal bersama proses pembangunannya agar berjalan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan fisik rumah sakit ini merupakan tahap awal. Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Bupati Monadi telah menyiapkan langkah lanjutan untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendukung operasional rumah sakit.
“Ini baru tahap pertama. Selanjutnya, Bupati Monadi telah merencanakan pengadaan berbagai peralatan medis dan fasilitas pendukung operasional RSUD Kerinci.
Kami akan terus mengupayakan dukungan pendanaan dari Kementerian Kesehatan RI agar rumah sakit ini dapat beroperasi secara optimal setelah selesai dibangun,” tutup Harmendizal.
Pembangunan RSUD Tipe C ini diharapkan menjadi tonggak penting peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Kerinci sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan medis yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.(asy*).









