Antrean Mengular Sejak Pagi, Nasabah Bank Jambi Kesulitan Tarik Uang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean Panjang Nasabah Bank Jambi.

Antrean Panjang Nasabah Bank Jambi.

SUNGAI PENUH, jentik.id – Antrean panjang masih terlihat di layanan Bank Jambi Cabang Sungai Penuh. Sejak beberapa hari terakhir, banyak nasabah datang lebih awal untuk melakukan transaksi melalui mesin ATM yang masih beroperasi.

Keterbatasan jumlah ATM membuat warga harus menunggu lama hanya untuk menarik uang tunai atau memeriksa saldo. Kondisi ini memicu keluhan dari masyarakat yang mengandalkan Bank Jambi untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.

Salah seorang nasabah mengaku tidak memiliki pilihan lain karena ATM yang aktif hanya tersedia di kantor cabang.

“Mesin ATM yang berfungsi hanya di kantor cabang, jadi kami harus ikut antre sejak pagi,” ujarnya.

Situasi tersebut turut mengganggu aktivitas masyarakat. Pekerja, pelaku usaha, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan Bank Jambi sebagai rekening utama merasakan dampaknya.

Penggantian Kartu Belum Jadi Solusi

Keluhan terhadap layanan Bank Jambi bukan hal baru. Sejumlah nasabah mengaku sudah menghadapi gangguan transaksi selama beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :  Banjir Rendam 24 Desa di Seluma Bengkulu, BPBD Bergerak Cepat Gelar Rapat Lintas Sektor

Sebelumnya, pihak bank menyarankan nasabah mengganti kartu ATM agar transaksi berjalan lebih lancar. Namun, langkah tersebut belum menyelesaikan masalah karena jumlah ATM yang beroperasi masih terbatas.

Seorang nasabah mengatakan dirinya telah mengganti kartu ATM sesuai arahan bank. Namun, ia tetap harus mengantre lama untuk bertransaksi.

Akibat kondisi itu, sebagian masyarakat mulai mempertanyakan efektivitas penanganan yang dilakukan pihak bank.

Aktivitas Ekonomi Ikut Terdampak

Gangguan layanan tidak hanya menyulitkan nasabah, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku usaha kecil yang mengandalkan transaksi tunai mengaku mengalami keterlambatan pembayaran dan hambatan operasional.

Beberapa dampak yang dirasakan masyarakat antara lain:

  • Waktu produktif terbuang untuk mengantre.
  • Aktivitas usaha menjadi terhambat.
  • Transaksi keuangan berjalan lebih lambat.
  • Kepercayaan masyarakat terhadap layanan bank menurun.
  • Sebagian nasabah mulai mempertimbangkan bank lain.
Baca Juga :  Cabai Rawit Melonjak, Wagub Jambi Sidak Langsung Pasar Angso Duo

Jika kondisi ini terus berlangsung, dampaknya dikhawatirkan semakin luas terhadap perekonomian daerah.

Aktivis Minta Bank Jambi Segera Berbenah

Aktivis Kerinci, Ihsan, meminta manajemen Bank Jambi segera memperbaiki layanan. Menurutnya, sebagai bank milik daerah, Bank Jambi harus menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan layanan berjalan normal.

Ia mengingatkan bahwa ketidakpuasan nasabah dapat mendorong masyarakat beralih ke bank lain jika masalah tidak segera ditangani.

Penyebab Antrean Panjang

Berdasarkan kondisi di lapangan, antrean panjang diduga dipicu oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Jumlah ATM yang beroperasi masih terbatas.
  • Tingginya penggunaan uang tunai oleh masyarakat.
  • Gangguan sistem yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
  • Pemusatan layanan transaksi di kantor cabang.

Masyarakat berharap Bank Jambi segera menambah layanan ATM dan memperbaiki sistem agar aktivitas transaksi kembali normal. (nr*)

Berita Terkait

Warga Desak Pencabutan Zona Merah, DPRD dan Pemkot Jambi Sepakat Kirim Surat ke Presiden
Stop Budaya Mewah! Pemkab Kerinci Wajibkan Perpisahan Sekolah Sederhana
Wako Alfin Terima WTP ke-14, Sungai Penuh Kembali Tunjukkan Kinerja Keuangan yang Transparan
Akhir Pencarian 4 Hari, Tim SAR Temukan Guru Hanyut Sejauh 19 Kilometer
Pemkot Jambi Kaji Retribusi Kabel Utilitas, PAD Baru Berpeluang Mengalir
Ledakan Dahsyat Guncang Biak, 5 Orang Tewas dan 3 Warga Masih Hilang.
Kota Padang Alokasikan Rp110 Miliar untuk Perbaikan Drainase dan Irigasi guna Cegah Banjir
Tiga Kepala Daerah Wilayah Barat Jambi Sepakat Dukung Batik Air di Bandara Muara Bungo, Bandara Depati Parbo Dinilai Terabaikan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:08 WIB

Warga Desak Pencabutan Zona Merah, DPRD dan Pemkot Jambi Sepakat Kirim Surat ke Presiden

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:15 WIB

Antrean Mengular Sejak Pagi, Nasabah Bank Jambi Kesulitan Tarik Uang

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:12 WIB

Stop Budaya Mewah! Pemkab Kerinci Wajibkan Perpisahan Sekolah Sederhana

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:20 WIB

Wako Alfin Terima WTP ke-14, Sungai Penuh Kembali Tunjukkan Kinerja Keuangan yang Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:53 WIB

Akhir Pencarian 4 Hari, Tim SAR Temukan Guru Hanyut Sejauh 19 Kilometer

Berita Terbaru

Pengumuman Resmi dari Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh.

Sungai Penuh

Akibat Pemadaman Listrik, Air PDAM Sungai Penuh Terhenti Sementara

Jumat, 5 Jun 2026 - 22:34 WIB