SUNGAI PENUH, jentik.id – Antrean panjang masih terlihat di layanan Bank Jambi Cabang Sungai Penuh. Sejak beberapa hari terakhir, banyak nasabah datang lebih awal untuk melakukan transaksi melalui mesin ATM yang masih beroperasi.
Keterbatasan jumlah ATM membuat warga harus menunggu lama hanya untuk menarik uang tunai atau memeriksa saldo. Kondisi ini memicu keluhan dari masyarakat yang mengandalkan Bank Jambi untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.
Salah seorang nasabah mengaku tidak memiliki pilihan lain karena ATM yang aktif hanya tersedia di kantor cabang.
“Mesin ATM yang berfungsi hanya di kantor cabang, jadi kami harus ikut antre sejak pagi,” ujarnya.
Situasi tersebut turut mengganggu aktivitas masyarakat. Pekerja, pelaku usaha, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan Bank Jambi sebagai rekening utama merasakan dampaknya.
Penggantian Kartu Belum Jadi Solusi
Keluhan terhadap layanan Bank Jambi bukan hal baru. Sejumlah nasabah mengaku sudah menghadapi gangguan transaksi selama beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, pihak bank menyarankan nasabah mengganti kartu ATM agar transaksi berjalan lebih lancar. Namun, langkah tersebut belum menyelesaikan masalah karena jumlah ATM yang beroperasi masih terbatas.
Seorang nasabah mengatakan dirinya telah mengganti kartu ATM sesuai arahan bank. Namun, ia tetap harus mengantre lama untuk bertransaksi.
Akibat kondisi itu, sebagian masyarakat mulai mempertanyakan efektivitas penanganan yang dilakukan pihak bank.
Aktivitas Ekonomi Ikut Terdampak
Gangguan layanan tidak hanya menyulitkan nasabah, tetapi juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku usaha kecil yang mengandalkan transaksi tunai mengaku mengalami keterlambatan pembayaran dan hambatan operasional.
Beberapa dampak yang dirasakan masyarakat antara lain:
- Waktu produktif terbuang untuk mengantre.
- Aktivitas usaha menjadi terhambat.
- Transaksi keuangan berjalan lebih lambat.
- Kepercayaan masyarakat terhadap layanan bank menurun.
- Sebagian nasabah mulai mempertimbangkan bank lain.
Jika kondisi ini terus berlangsung, dampaknya dikhawatirkan semakin luas terhadap perekonomian daerah.
Aktivis Minta Bank Jambi Segera Berbenah
Aktivis Kerinci, Ihsan, meminta manajemen Bank Jambi segera memperbaiki layanan. Menurutnya, sebagai bank milik daerah, Bank Jambi harus menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan layanan berjalan normal.
Ia mengingatkan bahwa ketidakpuasan nasabah dapat mendorong masyarakat beralih ke bank lain jika masalah tidak segera ditangani.
Penyebab Antrean Panjang
Berdasarkan kondisi di lapangan, antrean panjang diduga dipicu oleh beberapa faktor, antara lain:
- Jumlah ATM yang beroperasi masih terbatas.
- Tingginya penggunaan uang tunai oleh masyarakat.
- Gangguan sistem yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
- Pemusatan layanan transaksi di kantor cabang.
Masyarakat berharap Bank Jambi segera menambah layanan ATM dan memperbaiki sistem agar aktivitas transaksi kembali normal. (nr*)









