Tak Lagi Bergantung APBN, BGN Dorong Pembangunan SPPG Lewat CSR dan Kantin Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Nanik S Deyang (dua kiri) didampingi Waka BGN Agustina Arumsari (dua kanan), Waka BGN Mayjen TNI Trenggono (kanan), dan Kabiro Hukum & Humas Khairul Hidayati (kiri) beri keterangan pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Kepala BGN Nanik S Deyang (dua kiri) didampingi Waka BGN Agustina Arumsari (dua kanan), Waka BGN Mayjen TNI Trenggono (kanan), dan Kabiro Hukum & Humas Khairul Hidayati (kiri) beri keterangan pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

JAKARTA, jentik.id– Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui berbagai sumber pendanaan di luar APBN. Langkah ini bertujuan mengurangi beban anggaran negara dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Nanik S. Deyang mengatakan BGN kini mencari alternatif pendanaan untuk membangun dapur SPPG. Sebelumnya, pemerintah membiayai pembangunan fasilitas tersebut sepenuhnya melalui anggaran negara.

Menurut Nanik, BGN dapat memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari BUMN maupun hibah dari berbagai pihak untuk membangun dapur SPPG.

Ia menyebut sejumlah yayasan telah menerima hibah untuk mendukung pembangunan dapur yang akan menunjang program pemenuhan gizi masyarakat.

Baca Juga :  Dadan Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Yayasan Afiliasi yang Diduga Raup Dana MBG

BGN juga mendorong keterlibatan pelaku usaha yang beroperasi di wilayah terpencil. Perusahaan dapat menyalurkan dana CSR mereka untuk membantu pembangunan fasilitas pendukung program gizi di sekitar sekolah dan permukiman warga.

Selain membangun dapur baru, BGN mempertimbangkan penggunaan fasilitas yang sudah tersedia, seperti kantin sekolah. Langkah ini dinilai lebih efektif, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang memiliki jumlah penerima manfaat relatif sedikit.

Menurut Nanik, beberapa wilayah 3T hanya memiliki puluhan hingga ratusan penerima manfaat sehingga pembangunan dapur baru kurang efisien.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi Besar-besaran, 9 Kapolda dan 108  jabatan  Strategis Dilingkung Polisi

Di sisi lain, BGN akan memperluas penyaluran program Makan Bergizi Gratis ke wilayah 3T sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mendukung program tersebut, BGN akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Sosial.

Nanik mengatakan kerja sama itu penting untuk memanfaatkan data yang sudah tersedia, termasuk data terkait stunting dan kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan gizi.

Melalui berbagai skema pendanaan dan kolaborasi tersebut, BGN berharap dapat mempercepat pembangunan SPPG sekaligus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia. (nr*)

Berita Terkait

Rekam Jejak Dino Patti Djalal, Diplomat Senior yang Aktif Soroti Isu Internasional
Teddy Ungkap Dampak Lawatan Prabowo: Investasi Tembus Rp 2.430 Triliun
Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi! Kesempatan Emas Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai
SIM Mati 1 Juni 2026 Tenang! Masih Bisa Diperpanjang Besok Tanpa Bikin Baru
BBM Nonsubsidi Dirombak! Dex Series Turun, Tapi Pertamax Turbo Justru Meroket
Viral di Medsos dan Spotify, Lagu MBG Bikin Bahlil Penasaran
Wamentan Sudaryono Tegas, Pabrik Sawit Beli TBS Murah Bisa Dicabut Izinnya
STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:45 WIB

Tak Lagi Bergantung APBN, BGN Dorong Pembangunan SPPG Lewat CSR dan Kantin Sekolah

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:39 WIB

Rekam Jejak Dino Patti Djalal, Diplomat Senior yang Aktif Soroti Isu Internasional

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:12 WIB

Teddy Ungkap Dampak Lawatan Prabowo: Investasi Tembus Rp 2.430 Triliun

Senin, 1 Juni 2026 - 15:45 WIB

Kemnaker Buka 24 Kejuruan Vokasi! Kesempatan Emas Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai

Senin, 1 Juni 2026 - 14:18 WIB

SIM Mati 1 Juni 2026 Tenang! Masih Bisa Diperpanjang Besok Tanpa Bikin Baru

Berita Terbaru

Pengumuman Resmi dari Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh.

Sungai Penuh

Akibat Pemadaman Listrik, Air PDAM Sungai Penuh Terhenti Sementara

Jumat, 5 Jun 2026 - 22:34 WIB