Kemhan Tampilkan Personel Ahli Drone Kamikaze dalam Defile di Lanud Halim

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkembangan karakter peperangan modern yang semakin mengandalkan teknologi tanpa awak mendorong banyak negara membangun kemampuan khusus di bidang sistem pesawat nirawak.

Perkembangan karakter peperangan modern yang semakin mengandalkan teknologi tanpa awak mendorong banyak negara membangun kemampuan khusus di bidang sistem pesawat nirawak.

Jakarta, jentik.id – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menampilkan personel yang memiliki keahlian khusus dalam pengoperasian Drone Kamikaze saat defile Aparatur Sipil Negara (ASN) Komponen Cadangan (Komcad) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat.

Penampilan pasukan pengendali drone tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan defile yang digelar sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pengembangan kemampuan pertahanan berbasis teknologi modern.

Dalam susunan defile, barisan personel pengendali drone tampil pada urutan terakhir setelah pasukan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara.

Perkembangan karakter peperangan modern yang semakin mengandalkan teknologi tanpa awak mendorong banyak negara membangun kemampuan khusus di bidang sistem pesawat nirawak.

Indonesia pun terus mengembangkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam pengoperasian dan pengembangan drone untuk mendukung kebutuhan pertahanan nasional.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa personel yang ditampilkan dalam defile tersebut bukan berasal dari satuan khusus yang baru dibentuk.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Mendadak Panggil Menteri, Gelar Rapat Terbatas di Hambalang

“Yang ditampilkan dalam defile tersebut bukan satuan baru, melainkan personel organik TNI dari matra darat, laut, dan udara yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan sistem drone, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” kata Rico.

Menurutnya, para personel tersebut memiliki kemampuan mengoperasikan sekaligus mengembangkan Drone Kamikaze untuk mendukung berbagai misi pertahanan. Selain itu, mereka juga berperan sebagai instruktur yang bertugas melatih personel lainnya dalam bidang pengoperasian sistem drone tempur.

Rico menambahkan, personel yang memiliki kemampuan pengendalian Drone Kamikaze saat ini telah tersebar di berbagai matra dan satuan TNI. Langkah tersebut dilakukan agar kemampuan pengoperasian drone dapat dimiliki secara merata di lingkungan TNI.

Baca Juga :  Drone Fiber Optik Hizbullah Bikin Israel Ketar-Ketir di Lebanon Selatan

“Kemampuan drone menjadi salah satu fokus pengembangan TNI seiring perkembangan karakter peperangan modern yang semakin mengandalkan teknologi tanpa awak,” ujarnya.

Meski tampil dalam kegiatan yang melibatkan Komponen Cadangan di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan, Rico menegaskan bahwa tidak terdapat satuan khusus Drone Kamikaze yang berada di bawah Kemhan.

“Tidak terdapat satu satuan Drone Kamikaze khusus di bawah Kemhan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengembangan kemampuan drone tempur akan terus dikaji dan disiapkan oleh TNI sesuai dengan kebutuhan pertahanan negara di masa mendatang.

Drone Kamikaze merupakan pesawat nirawak yang membawa bahan peledak dan dirancang untuk sekali pakai. Sistem ini dioperasikan dari jarak jauh untuk melakukan patroli, mencari sasaran, kemudian menghantam target secara langsung sehingga menghasilkan efek ledakan.(asy*).

Berita Terkait

Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum Dan Bidhumas TA 2026, Tingkatkan Profesionalisme dan Sinergi Pelayanan Publik
Kapolres Kerinci Desak Disperindag Terbitkan SE SOP Pengisian BBM Bersubsidi
WMO Peringatkan El Nino Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Ribuan Jemaah Haji dari AS dan Eropa Tetap Berdatangan ke Makkah, Tak Khawatir Situasi Perang
744 Personel TNI Tiga Matra Diberangkatkan Jalankan Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon
Tingkatkan Profesionalisme Personel, Sat Lantas Polres Kerinci Gelar Latihan Simulasi  Olah TKP Laka Lantas
Perang Modern Dipertontonkan Iran versus Amerika-Israel ” Masih Relevansi Pertahanan Rakyat Semesta Dan Perang Gerilya “
Radar GCI Len Kedua Resmi Perkuat Pengawasan Wilayah Udara Indonesia
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Kemhan Tampilkan Personel Ahli Drone Kamikaze dalam Defile di Lanud Halim

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:28 WIB

Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum Dan Bidhumas TA 2026, Tingkatkan Profesionalisme dan Sinergi Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:44 WIB

Kapolres Kerinci Desak Disperindag Terbitkan SE SOP Pengisian BBM Bersubsidi

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:44 WIB

WMO Peringatkan El Nino Berpotensi Picu Cuaca Ekstrem dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 13:26 WIB

Ribuan Jemaah Haji dari AS dan Eropa Tetap Berdatangan ke Makkah, Tak Khawatir Situasi Perang

Berita Terbaru

Pengumuman Resmi dari Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh.

Sungai Penuh

Akibat Pemadaman Listrik, Air PDAM Sungai Penuh Terhenti Sementara

Jumat, 5 Jun 2026 - 22:34 WIB