SUNGAI PENUH, jentik.id – Wali Kota Sungai Penuh Alfin mengajak masyarakat mempererat silaturahmi dan memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan agama, dan pembinaan umat.
Alfin menyampaikan ajakan itu saat mengikuti Safari Jumat Pemerintah Kota Sungai Penuh di Masjid Jami’ Al-Falah, Desa Koto Dumo, Kecamatan Tanah Kampung, Jumat (5/6/2026).
Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, jajaran OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah turut menghadiri kegiatan tersebut.
Pada kesempatan itu, Alfin menyerahkan bantuan CSR Bank Jambi senilai Rp5 juta kepada pengurus Masjid Jami’ Al-Falah. Bantuan tersebut bertujuan mendukung kegiatan keagamaan dan perbaikan fasilitas masjid.
Alfin mengatakan masjid memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga menjadi pusat pendidikan agama dan pembinaan umat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah. Masjid juga menjadi pusat pembinaan umat dan penguat kebersamaan. Karena itu, mari kita makmurkan masjid dengan kegiatan yang bermanfaat,” kata Alfin.
Selain menyerahkan bantuan, Alfin juga mengapresiasi pengurus masjid dan masyarakat Desa Koto Dumo. Menurutnya, warga setempat terus menjaga kekompakan dan semangat gotong royong.
Ia menilai kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk membangun masyarakat yang harmonis dan religius.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga persatuan dan mendukung kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Selanjutnya, Alfin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyebut Safari Jumat sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat mendengar aspirasi warga secara langsung.
Alfin berharap pengurus masjid memanfaatkan bantuan CSR tersebut untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan.
Safari Jumat berlangsung khidmat. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang religius, harmonis, dan sejahtera. (nr*)









