Delapan Wilayah di Sulawesi Utara Berstatus Siaga Tsunami, Warga Diminta Jauhi Bibir Pantai

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG mencatat delapan wilayah di Sulawesi Utara yang masih berstatus siaga tsunami, yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara bagian utara, Kabupaten Minahasa bagian utara, Kabupaten Minahasa Selatan bagian utara, Kota Bitung, serta Kabupaten Bolaang
Mongondow bagian utara.
Sementara itu, wilayah yang berstatus waspada meliputi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan sebagian wilayah Kabupaten Minahasa Selatan.

BMKG mencatat delapan wilayah di Sulawesi Utara yang masih berstatus siaga tsunami, yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara bagian utara, Kabupaten Minahasa bagian utara, Kabupaten Minahasa Selatan bagian utara, Kota Bitung, serta Kabupaten Bolaang Mongondow bagian utara. Sementara itu, wilayah yang berstatus waspada meliputi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan sebagian wilayah Kabupaten Minahasa Selatan.

Manado, jentik.id Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan sejumlah wilayah di Sulawesi Utara (Sulut) dalam status siaga peringatan dini tsunami menyusul gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) pagi.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror, mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak agar tetap tenang serta mematuhi seluruh rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kami berharap warga di beberapa kabupaten dan kota tetap mematuhi rekomendasi dari pemerintah daerah, khususnya badan penanggulangan bencana daerah,” ujar Ricky saat dihubungi di Manado, Senin.

BMKG mencatat delapan wilayah di Sulawesi Utara yang masih berstatus siaga tsunami, yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara bagian utara, Kabupaten Minahasa bagian utara, Kabupaten Minahasa Selatan bagian utara, Kota Bitung, serta Kabupaten Bolaang

Baca Juga :  Rakor Mitigasi Kekeringan 2026: Alfin Bahas Pertanian

Mongondow bagian utara.
Sementara itu, wilayah yang berstatus waspada meliputi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan sebagian wilayah Kabupaten Minahasa Selatan.

Gempa yang memicu peringatan dini tsunami tersebut terjadi pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 06.37.42 WIB. Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa memiliki magnitudo 7,7 dengan episenter berada pada koordinat 5,80 derajat Lintang Utara dan 125,14 derajat Bujur Timur.

Pusat gempa berada di laut pada jarak sekitar 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.

Baca Juga :  Palu Diguncang Gempa 6,7 Magnitudo, BMKG Beberkan Sumber Pemicunya

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya warga pesisir dan nelayan, untuk sementara waktu tidak beraktivitas di sekitar pantai hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

“Bagi warga maupun nelayan agar tidak mendekati bibir pantai untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri,” tegas Ricky.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan situasi dan meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat.
Berita ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang.

Berita Terkait

Polres Kerinci Gelar Sertijab Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek, Lantik Kasiwas
Pemkot Sungai Penuh Dinilai Belum Konsisten Tertibkan PKL di Jalan M. Yamin
Iran Tegaskan Tak Gentar Hadapi AS: “Kami Bukan Venezuela”
Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 
IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran
AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan
Lima Pemicu Utama Emosi Pengemudi di Jalan Raya, Abaikan  Menyalakan  Lampu Sein 
Iran Diduga Serang Kapal Berbendera Singapura di Selat Hormuz Nasib ABK Belum Diketahui
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Polres Kerinci Gelar Sertijab Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek, Lantik Kasiwas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Dinilai Belum Konsisten Tertibkan PKL di Jalan M. Yamin

Senin, 20 Juli 2026 - 15:28 WIB

Iran Tegaskan Tak Gentar Hadapi AS: “Kami Bukan Venezuela”

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:17 WIB

IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB