39 Pemda Keluhkan Tak Mampu Bayar Gaji PPPK, Belanja Pegawai Lampaui 50 Persen APBD

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa,respon Pemda Tidak Mampu Bayar Gaji PPPK.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa,respon Pemda Tidak Mampu Bayar Gaji PPPK.

Jakarta, jentik.id – Sebanyak 39 pemerintah daerah (Pemda) dilaporkan mengalami kesulitan dalam membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kondisi tersebut terjadi karena tingginya porsi belanja pegawai yang telah melampaui 50 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, puluhan daerah tersebut memerlukan perhatian khusus dari pemerintah pusat agar tidak mengalami kendala dalam memenuhi kewajiban pembayaran gaji aparatur.

“Kalau tidak salah ada 39 daerah yang perlu kita pikirkan, Mungkin mereka mengandalkan bersumbet dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga akan berat sehingga perlu di-top up melalui Transfer ke Daerah (TKD),” ujar Tito dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta.

Menurut Tito, sejumlah daerah yang menghadapi persoalan tersebut salah satunya berada di Sulawesi Tengah. Provinsi itu mencatat porsi belanja pegawai mencapai 56,65 persen dari APBD.

Baca Juga :  Single Salary ASN Jadi Harapan Baru, Kepala BKN Ingin Penghasilan Pensiunan Tak Lagi Anjlok

Sementara Kabupaten Donggala mengalokasikan 53,1 persen APBD untuk belanja pegawai, dan Kabupaten Sigi mencapai sekitar 60 persen.” Nah, ini yang perlu di carikan solusi,” kata Tito.

Pemerintah sendiri telah menetapkan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari total APBD sebagaimana diatur dalam Pasal 146 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), Ketentuan tersebut mulai berlaku pada tahun anggaran 2027.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, saat ini masih terdapat 367 kabupaten dengan porsi belanja pegawai di atas 30 persen APBD. Sementara itu, hanya 48 kabupaten yang telah berhasil menekan belanja pegawai di bawah batas tersebut.

Tito meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program dan kegiatan yang tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tito Karnavian Siapkan Solusi untuk Daerah, Gaji PPPK Tak Boleh Tertunda

Menurutnya, langkah efisiensi perlu dilakukan sebelum daerah meminta tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

“Hal-hal yang tidak efisien bisa diefisiensikan. Tolong dikerjakan dulu, jangan menyerah dulu. Kalau menyerah, pasti dipelototi.

Kemudian hal-hal yang pengeluarannya tidak perlu, tolong dikoreksi juga,” tegasnya.

Pernyataan Mendagri tersebut mendapat respons dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia mengatakan pemerintah akan membahas lebih lanjut persoalan kemampuan daerah dalam membayar gaji PPPK bersama Kemendagri guna mencari solusi yang tepat.

“Nanti akan kita bicarakan lebih lanjut dengan Kemendagri,” kata Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Pemerintah berharap koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri dapat menghasilkan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pembayaran gaji PPPK tanpa mengganggu kemampuan fiskal daerah maupun kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.(asy*)

Berita Terkait

Banjir dan Longsor Terjang Pandai Sikek, Gubernur Sumbar Turun Langsung Cek Kondisi Warga
Sekda Alpian Hadiri Bazar MTQ Provinsi Jambi, Dorong UMKM Sungai Penuh Perluas Pasar
Sekda Alpian Hadiri Pelantikan Dewan Hakim MTQH ke-55, Perkuat Syiar Al-Qur’an dan Hadis
Dukung Syiar Islam, Wali Kota Alfin Dorong Generasi Qur’ani Mengukir Prestasi di MTQH ke-55
Bidik Perputaran Rp1 Miliar per Hari dari MBG, Annisa Genjot Produksi Jagung Dharmasraya
Safari Jumat ke Pinggir Air, Wako Alfin Serahkan Bantuan Rp5 Juta untuk Masjid Baiturrahim
Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres
6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:20 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Pandai Sikek, Gubernur Sumbar Turun Langsung Cek Kondisi Warga

Senin, 2 November 2026 - 15:28 WIB

Sekda Alpian Hadiri Bazar MTQ Provinsi Jambi, Dorong UMKM Sungai Penuh Perluas Pasar

Senin, 2 November 2026 - 14:23 WIB

Sekda Alpian Hadiri Pelantikan Dewan Hakim MTQH ke-55, Perkuat Syiar Al-Qur’an dan Hadis

Senin, 2 November 2026 - 13:12 WIB

Dukung Syiar Islam, Wali Kota Alfin Dorong Generasi Qur’ani Mengukir Prestasi di MTQH ke-55

Minggu, 1 November 2026 - 12:42 WIB

Bidik Perputaran Rp1 Miliar per Hari dari MBG, Annisa Genjot Produksi Jagung Dharmasraya

Berita Terbaru