IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, jentik.id – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan akan menghancurkan setiap negara yang mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai pangkalan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran sejumlah pengamat bahwa kawasan Teluk berpotensi menjadi medan konflik terbuka yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, serta negara-negara sekutunya.

Di tengah meningkatnya eskalasi, Kementerian Luar Negeri Kuwait mengecam serangan terbaru yang diklaim terjadi di wilayahnya.

Pemerintah Kuwait menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara.

“Kami mengecam agresi yang terjadi terhadap Negara Kuwait, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan kami,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Kuwait yang dikutip dari AFP, Minggu (28/6/2026).

Baca Juga :  Delegasi Perundingan Iran Bersandi "Minab 168" Tiba di Swiss 

Kementerian menegaskan Kuwait memiliki hak penuh untuk mengambil seluruh langkah yang diperlukan guna menjaga kedaulatan, keamanan, stabilitas nasional, serta melindungi warga negara dan seluruh penduduk di wilayahnya.

Sebelumnya, IRGC mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain sebagai balasan atas serangan AS terhadap wilayah Iran.

Dalam pernyataannya, IRGC memperingatkan bahwa setiap agresi lanjutan akan dibalas dengan tindakan yang lebih keras.

Iran dan Amerika Serikat juga saling menuduh melanggar kesepakatan gencatan senjata yang masih rapuh. Situasi tersebut dinilai semakin memperumit upaya diplomatik yang tengah dilakukan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Baca Juga :  Kesepakatan AS–Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi

IRGC mengklaim telah menghancurkan delapan fasilitas militer penting milik Amerika Serikat, termasuk di Pangkalan Udara Ali Al-Salem, Kuwait, serta Pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Pelabuhan Salman, Bahrain.

“Dalam serangan tersebut, delapan fasilitas militer penting Amerika Serikat berhasil dihancurkan,” demikian pernyataan IRGC.

Garda Revolusi Iran juga menegaskan bahwa setiap negara yang menyediakan fasilitas atau wilayahnya untuk digunakan dalam serangan terhadap Iran akan menjadi sasaran balasan.

“Setiap agresi musuh, dengan dalih apa pun, maupun negara yang menyediakan wilayahnya sebagai fasilitas untuk menyerang Republik Islam Iran, akan menghadapi respons yang menghancurkan,” tegas IRGC.(asy*).

Berita Terkait

Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 
AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan
Lima Pemicu Utama Emosi Pengemudi di Jalan Raya, Abaikan  Menyalakan  Lampu Sein 
Iran Diduga Serang Kapal Berbendera Singapura di Selat Hormuz Nasib ABK Belum Diketahui
LSM Pedas Datangi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Sampaikan Delapan Tuntutan dan Desak Penghentian Praktik Percaloan
Delegasi Perundingan Iran Bersandi “Minab 168” Tiba di Swiss 
14 Poin Isi Kesepakatan AS-Iran Akhiri Perang 60 Hari Kedepan Masih Labil, Israel Tidak Terikat Perjanjian
Polisi Amankan 69 Orang Terkait Kericuhan Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:17 WIB

IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:48 WIB

AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:01 WIB

Lima Pemicu Utama Emosi Pengemudi di Jalan Raya, Abaikan  Menyalakan  Lampu Sein 

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:10 WIB

Iran Diduga Serang Kapal Berbendera Singapura di Selat Hormuz Nasib ABK Belum Diketahui

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB