Subsidi Listrik Tembus Rp200 Triliun, Bahlil Andalkan PLTS 100 GW

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia diwawancarai wartawan di sela-sela acara Investor Daily Summit di Jakarta, Rabu (07/10/2026). (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia diwawancarai wartawan di sela-sela acara Investor Daily Summit di Jakarta, Rabu (07/10/2026). (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)

JAKARTA, jentik.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menyebut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) berpotensi menghemat subsidi listrik hingga Rp73 triliun.

Bahlil menyampaikan hal itu saat menghadiri Investor Daily Summit di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026. Menurutnya, penghematan tersebut bisa terjadi setelah seluruh proyek PLTS 100 GWp selesai dibangun.

“InsyaAllah kalau semua selesai, mampu kita melakukan efisiensi terhadap subsidi APBN kurang lebih sekitar Rp70 sampai Rp73 triliun,” kata Bahlil.

Pemerintah menyiapkan investasi sekitar 73 miliar dolar AS untuk menjalankan program tersebut. Tahap awal mencakup pembangunan 14 PLTS dengan total kapasitas 5,3 GWp.

Baca Juga :  Insentif Kendaraan Listrik Resmi Diperpanjang, Pemda Diminta Bergerak Cepat Terapkan Kebijakan

Proyek awal itu tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.

Bahlil menilai penghematan subsidi sangat penting karena pemerintah saat ini mengalokasikan lebih dari Rp200 triliun untuk subsidi dan kompensasi listrik.

“Subsidi dan kompensasi listrik sekarang sudah lebih dari Rp200 triliun. Besar sekali APBN kita. Jadi memang harus ada inovasi dan gerakan cepat,” ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meluncurkan program PLTS 100 GWp. Pemerintah memulai program tersebut dengan 14 proyek PLTS berkapasitas total 5,3 GWp di enam provinsi.

Baca Juga :  STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya

Prabowo meluncurkan program sekaligus melakukan peletakan batu pertama di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa-Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.

Presiden menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp rampung dalam tiga tahun. Ia bahkan meminta tim energi mempercepat pengerjaan agar proyek tersebut selesai dalam dua tahun.

Prabowo menyebut pengembangan energi surya menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

Ia juga meminta jajaran Kabinet Merah Putih, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), PT PLN (Persero), dan PT Pertamina (Persero) bergerak cepat dan bekerja sama dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia. (nr*)

Berita Terkait

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA
Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla
Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru
Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?
Diiming-imingi Kerja di Luar Negeri, WNI Terancam Jadi Tentara Bayaran, Imigrasi Bertindak
Survei CELIOS Tempatkan Bahlil di Posisi Bawah, Golkar Buka Data Kinerja ESDM
Program MBG Mulai Sasar Pesantren di Pulau Jawa pada Akhir Oktober 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?

Berita Terbaru