Banyak Makan Daging Saat Idul Adha? Dokter Ingatkan Hal Penting Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daging. Konsumsi daging merah seperti sapi dan kambing aman asalkan dibatasi sesuai kondisi kesehatan dan porsi yang dianjurkan.(Freepik)

Ilustrasi daging. Konsumsi daging merah seperti sapi dan kambing aman asalkan dibatasi sesuai kondisi kesehatan dan porsi yang dianjurkan.(Freepik)

JAKARTA, jentik.id – Konsumsi daging sapi dan kambing saat Idul Adha sering meningkat dan berpotensi memicu gangguan kesehatan jika tidak diimbangi gaya hidup sehat. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi, tekanan darah naik, hingga diabetes.

Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.K.Om, mengingatkan masyarakat untuk tetap melakukan aktivitas fisik setelah perayaan Idul Adha.

Ia menjelaskan, tubuh yang aktif bergerak membantu membakar kalori dari makanan berlemak yang dikonsumsi selama hari raya. Aktivitas ini juga membantu menjaga metabolisme tetap optimal.

Baca Juga :  Pilih Konsumsi Cerdas Berkaitan Dengan Risiko Diabetes, Stroke, Jantung Dan Gagal Ginjal

“Dengan bergerak, tubuh dapat mencegah berbagai penyakit seperti kolesterol dan diabetes,” ujar dr. Andi, dikutip dari ANTARA.

Ia menambahkan, aktivitas fisik tidak harus berupa olahraga berat. Masyarakat bisa melakukan jalan kaki, bersepeda santai, jogging ringan, atau aktivitas rumah tangga untuk tetap aktif.

Menurutnya, keseimbangan antara kalori masuk dan kalori keluar menjadi kunci utama menjaga kesehatan tubuh. Saat Idul Adha, asupan kalori cenderung meningkat sehingga tubuh perlu lebih banyak bergerak.

Baca Juga :  Warning! Hewan Peliharaan Berpotensi Menularkan Penyakit kepada Pemilik, Ini Penjelasan Ahli

Dr. Andi juga menyarankan masyarakat mulai kembali rutin berolahraga setelah hari raya. Jenis olahraga dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh, seperti kardio atau latihan kekuatan ringan.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga pola makan dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah serta mengontrol porsi makan agar tetap seimbang.

Dengan kombinasi pola makan sehat dan aktivitas fisik rutin, masyarakat dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan setelah Idul Adha. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai
SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar
Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli
Kadiskes Tegaskan Perwako Penggunaan Dana BLUD  Jasa Medis RSUD Mayjen A.H. Thalib sudah Terbit Rp12 Miliar Masih Megendap Direkning.
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WIB

Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:24 WIB

72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai

Berita Terbaru