Guru SMA di Jambi Diduga Alami Pelecehan Saat Upacara, Keluarga Desak Penanganan Serius

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang guru di SMA Negeri 10 Kota Jambi diduga mengalami pelecehan dan keluarga meminta penanganan serius.

Seorang guru di SMA Negeri 10 Kota Jambi diduga mengalami pelecehan dan keluarga meminta penanganan serius.

JAMBI, jentik.id – Seorang guru berinisial RV di SMA Negeri 10 Kota Jambi diduga mengalami pelecehan seksual saat persiapan Upacara Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Suami korban, HF (34), mengatakan peristiwa itu terjadi sebelum upacara dimulai. Saat itu, istrinya sedang berbincang dengan beberapa rekan guru di lingkungan sekolah.

Menurut HF, Kepala Tata Usaha sekolah berinisial PH tiba-tiba mendekati korban dan diduga menyentuh bagian paha korban.

Baca Juga :  Modus Penyalahgunaan BBM Subsidi di Sumbar Terungkap, Pengawasan Makin Ketat

“Istri saya sedang berbincang dengan rekan-rekannya. Tiba-tiba dia memegang paha istri saya,” ujar HF.

Korban yang terkejut langsung berteriak. Teriakan tersebut menarik perhatian guru dan siswa yang berada di sekitar lokasi kejadian.

HF mengungkapkan, setelah peristiwa itu muncul informasi dari sejumlah pihak yang menyebut dugaan tindakan serupa pernah terjadi sebelumnya. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan karena belum ada keterangan resmi.

Baca Juga :  Ketegangan Pecah di DPRD Jambi, Mahasiswa dan Polisi Sempat Saling Dorong

Ia meminta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menindaklanjuti kasus tersebut secara serius sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap ada tindakan tegas agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di lingkungan sekolah,” katanya.

Sampai berita ini ditulis, pihak sekolah maupun PH belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker
Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi
Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.
Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:26 WIB

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker

Rabu, 9 September 2026 - 11:47 WIB

Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi

Minggu, 6 September 2026 - 16:43 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB