Harga Kentang Tembus Rp10 Ribu per Kilogram di Pasar Tradisional Terbesar Kota Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wako Alfin bincang dengan pedagang.

Wako Alfin bincang dengan pedagang.

Sungai Penuh, jentik.id –Harga kentang Sungai Penuh naik signifikan dan kini menembus Rp10 ribu per kilogram di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh. Pedagang mulai merasakan kenaikan harga sejak minggu kedua April 2026 di pasar tradisional terbesar di kota tersebut.

Salah seorang pedagang, Nurmala (40), menyebut harga  sebelumnya berada di kisaran Rp8 ribu per kilogram. Memasuki minggu kedua April, harga kentang Sungai Penuh terus naik hingga mencapai Rp10 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Waspada Beli Mobil Bekas Jelang Lebaran Banyak Penipuan, Ini Triknya...

“Kenaikan terjadi pada minggu kedua bulan ini. Kami para pedagang juga kaget karena harga kentang tiba-tiba naik,” ujar Nurmala.

Ia menjelaskan, kenaikan harga kentang Sungai Penuh tidak hanya memengaruhi penjualan  tetapi juga menekan daya beli konsumen. Menurutnya, pembeli cenderung mengurangi belanja saat harga salah satu komoditas naik.

“Biasanya kalau satu barang naik, pembeli yang tadinya ingin membeli barang lain akhirnya membatalkan belanja. Kondisi ini sangat memengaruhi pendapatan harian kami,” katanya.

Baca Juga :  Harga Sembako Sungai Penuh Stabil, Cabai Bertahan Rp35.000

Selain itu, pedagang mulai merasakan keterbatasan pasokan  lapak mereka. Kondisi ini diduga menjadi penyebab utama kenaikan harga   di pasaran.

Para pedagang berharap pemerintah segera memantau kondisi ini dan menstabilkan pasokan. Mereka menilai kentang menjadi salah satu komoditas penting yang banyak diminati masyarakat, baik sebagai pelengkap maupun bahan utama masakan. (asy*)

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City
Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah
Purbaya Sebut PT DSI Jadi Angin Segar bagi Pasar, Investor Berpotensi Raup Keuntun
India Meluncurkan Mobil Baru Sekelas Agya-Ayla Harganya Mulai Rp 87 Jutaan Belum Dipasarkan di Indonesia.
Mobil Listrik Masuk Tahun Pembuktian, Tanpa Insentif Masih Bisa Melaju?
PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital
Harga Ponsel Unggulan Diprediksi Tembus Rp25 Juta pada Akhir 2026
Rupiah Kian Tertekan! Geopolitik Memanas dan Subsidi Energi Jadi Pemic
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:04 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:44 WIB

Adik Jusuf Kalla Alihkan Saham Bukaka Rp195 Miliar ke Dua Putrinya, Struktur Kepemilikan BUKK Berubah

Senin, 1 Juni 2026 - 07:18 WIB

Purbaya Sebut PT DSI Jadi Angin Segar bagi Pasar, Investor Berpotensi Raup Keuntun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:21 WIB

India Meluncurkan Mobil Baru Sekelas Agya-Ayla Harganya Mulai Rp 87 Jutaan Belum Dipasarkan di Indonesia.

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:48 WIB

Mobil Listrik Masuk Tahun Pembuktian, Tanpa Insentif Masih Bisa Melaju?

Berita Terbaru