Sungai Penuh, jentik.id –Harga kentang Sungai Penuh naik signifikan dan kini menembus Rp10 ribu per kilogram di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh. Pedagang mulai merasakan kenaikan harga sejak minggu kedua April 2026 di pasar tradisional terbesar di kota tersebut.
Salah seorang pedagang, Nurmala (40), menyebut harga sebelumnya berada di kisaran Rp8 ribu per kilogram. Memasuki minggu kedua April, harga kentang Sungai Penuh terus naik hingga mencapai Rp10 ribu per kilogram.
“Kenaikan terjadi pada minggu kedua bulan ini. Kami para pedagang juga kaget karena harga kentang tiba-tiba naik,” ujar Nurmala.
Ia menjelaskan, kenaikan harga kentang Sungai Penuh tidak hanya memengaruhi penjualan tetapi juga menekan daya beli konsumen. Menurutnya, pembeli cenderung mengurangi belanja saat harga salah satu komoditas naik.
“Biasanya kalau satu barang naik, pembeli yang tadinya ingin membeli barang lain akhirnya membatalkan belanja. Kondisi ini sangat memengaruhi pendapatan harian kami,” katanya.
Selain itu, pedagang mulai merasakan keterbatasan pasokan lapak mereka. Kondisi ini diduga menjadi penyebab utama kenaikan harga di pasaran.
Para pedagang berharap pemerintah segera memantau kondisi ini dan menstabilkan pasokan. Mereka menilai kentang menjadi salah satu komoditas penting yang banyak diminati masyarakat, baik sebagai pelengkap maupun bahan utama masakan. (asy*)









