KDKMP Diproyeksikan Hemat Belanja Rumah Tangga hingga Rp300 Ribu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melayani warga yang berbelanja berbagai kebutuhan di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Bumisari, Natar, Lampung selatan, Lampung, Kamis (15/10/2026). ANTARA FOTO/Ardiansyah/nym/pri.

Petugas melayani warga yang berbelanja berbagai kebutuhan di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Bumisari, Natar, Lampung selatan, Lampung, Kamis (15/10/2026). ANTARA FOTO/Ardiansyah/nym/pri.

JAKARTA, jentik.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diproyeksikan membantu keluarga menghemat pengeluaran Rp200.000 hingga Rp300.000 per bulan melalui penyaluran barang bersubsidi.

Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop), Ahmad Zabadi, menyampaikan proyeksi tersebut saat Wisuda Ke-34 Universitas Nusa Bangsa di Bogor, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Zabadi, KDKMP akan menyalurkan berbagai kebutuhan, seperti LPG 3 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Minyakita, serta pupuk.

“Setiap keluarga nanti diperkirakan dapat menghemat rata-rata sekitar Rp200.000–Rp300.000 per bulan karena seluruh komoditas bersubsidi akan disalurkan melalui KDKMP,” kata Zabadi.

Baca Juga :  Gaya Hidup Jadi Sorotan, Timothy Ivan Triyono Akhirnya Mundur dari Bakom RI

Pemerintah berharap koperasi dapat mempermudah masyarakat memperoleh barang bersubsidi sesuai ketentuan harga sekaligus mengurangi beban belanja keluarga.

KDKMP Didorong Menyerap Produk Lokal

Selain mendistribusikan barang bersubsidi, KDKMP akan menyerap hasil pertanian, perikanan, dan produk usaha masyarakat desa. Peran sebagai offtaker ini diharapkan membantu produsen memperoleh akses pasar yang lebih pasti.

Koperasi juga diharapkan membeli komoditas ketika harga hasil panen melemah, termasuk beras yang harganya berada di bawah ketentuan pemerintah.

Langkah tersebut bertujuan menjaga pendapatan petani dan memperkuat perekonomian desa.

Baca Juga :  Komisi I DPR RI Ingatkan Penguatan Kedaulatan di Tengah Geopolitik Global Memanas

KDKMP Berpotensi Membuka 1,5 Juta Lapangan Kerja

Kemenkop memperkirakan lebih dari 83.000 koperasi berpotensi membuka 1 juta hingga 1,5 juta lapangan kerja, dengan kebutuhan sekitar 10–17 pekerja per koperasi.

KDKMP juga diproyeksikan mendukung penyaluran bantuan pangan, pembiayaan, serta alat dan mesin pertanian.

Zabadi mengajak perguruan tinggi dan lulusan sarjana berkontribusi melalui riset, inovasi, serta pengembangan model bisnis sesuai potensi daerah.

Melalui berbagai fungsi tersebut, KDKMP diharapkan membantu menekan pengeluaran keluarga, memperluas pasar produk lokal, dan menciptakan lapangan kerja di pedesaan. (nr*)

Berita Terkait

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA
Rieke Dukung Prabowo Berantas Mafia Sawit dan Tindak Pelaku Karhutla
Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru
Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?
Diiming-imingi Kerja di Luar Negeri, WNI Terancam Jadi Tentara Bayaran, Imigrasi Bertindak
Survei CELIOS Tempatkan Bahlil di Posisi Bawah, Golkar Buka Data Kinerja ESDM
Program MBG Mulai Sasar Pesantren di Pulau Jawa pada Akhir Oktober 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Kapolri Tetapkan 11 Korporasi sebagai Tersangka Karhutla, Tiga Perusahaan Berstatus PMA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Ditolak Anggota DPR, Dinilai Berisiko

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA, 70 Ribu Balita Terdampak! Kemenkes Ungkap Data Terbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Tetap Dibayar Lewat Bank, Bagaimana Usulan Koperasi Merah Putih?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Diiming-imingi Kerja di Luar Negeri, WNI Terancam Jadi Tentara Bayaran, Imigrasi Bertindak

Berita Terbaru