Kecelakaan Maut Bus ALS Dan Truk Tangki Minyak di Musi Rawas Utara,16 Orang Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan maut melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki minyak terjadi di Jalan Lintas Sumatera, wilayah Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, kondisi truk dam bus ALS api masih berkorban.

Kecelakaan maut melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki minyak terjadi di Jalan Lintas Sumatera, wilayah Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, kondisi truk dam bus ALS api masih berkorban.

Musi Rawas Utara, jentik.id –Kecelakaan maut melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki minyak terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu siang.

Insiden tragis itu menewaskan sedikitnya 16 orang di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi di lapangan, Bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan dan Pekanbaru.

Saat melintas di kawasan Karang Jaya, percikan api muncul dari bagian bus dan memicu kepanikan penumpang.

Sopir bus kemudian berusaha mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari bahaya yang lebih besar.

Namun, dari arah berlawanan melaju truk tangki minyak dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, tabrakan frontal pun tidak dapat terhindarkan.

Baca Juga :  Korban Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 920 Tewas, 3.360 Luka-Luka, Dinyatakan 5.000 orang Hilang

Benturan keras membuat kedua kendaraan rusak parah dan memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, mengatakan tim BPBD dan Satlantas langsung bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban.

“Insiden tragis Bus ALS dan truk tangki minyak ini menyebabkan 16 orang meninggal dunia di tempat kejadian. Korban terdiri dari 14 penumpang bus ALS serta sopir dan kenek mobil tangki,” ujar Mugono.

Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB.

Setelah menerima laporan, tim gabungan BPBD, kepolisian, dan petugas medis langsung melakukan evakuasi korban yang terjepit di kendaraan.

Baca Juga :  Satu dari Dua Begal Tewas dalam Kecelakaan Usai Rampas Motor Korban

“Tim kami bersama Satlantas langsung melakukan evakuasi. Kami juga sudah mengidentifikasi seluruh korban meninggal dunia,” katanya.

Selain korban tewas, empat penumpang lainnya berhasil selamat.

Tiga korban mengalami luka bakar serius, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka ringan.

“Total korban meninggal 16 orang. Benturan frontal membuat kendaraan ringsek berat,” tambahnya.

Hingga kini, aparat kepolisian dan tim gabungan masih melakukan sterilisasi lokasi kecelakaan.

Petugas juga terus mendata identitas korban dan membawa seluruh korban ke rumah sakit terdekat.

Sementara itu, Unit Satlantas masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (asy*)

Berita Terkait

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:46 WIB

WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB