Kemendagri Ingatkan Pemda  Waspada Terhadap Inflasi Tidak Ada Alasan Lengah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan Pemda terus waspada wakaupun stabilitas inflasi bisa terkendali,sewaktu waktu  bisa berubah sewaktu-waktu, terutama dipengaruhi dinamika global.

Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan Pemda terus waspada wakaupun stabilitas inflasi bisa terkendali,sewaktu waktu bisa berubah sewaktu-waktu, terutama dipengaruhi dinamika global.

Jakarta,jentik.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan pemerintah daerah (pemda) agar tidak lengah meskipun inflasi nasional saat ini masih dalam kondisi terkendali.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, menegaskan bahwa stabilitas inflasi bisa berubah sewaktu-waktu, terutama dipengaruhi dinamika global.

Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah meningkatnya ketegangan geopolitik di Selat Hormuz, yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi dan pangan dunia.

“Situasi global sangat dinamis, sehingga kita tidak boleh berpuas diri. Pemda dan seluruh kementerian/lembaga harus tetap waspada,” ujar Tomsi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional pada April 2026 tercatat sebesar 2,42 persen. Angka ini masih berada dalam target pemerintah di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen, yang dinilai cukup ideal karena menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan produsen.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Pemerintah Daerah Dan Masyarakat  Memasuki  Musim Kemarau Panjang Mulai Juli 2026

Meski demikian, Tomsi menekankan pentingnya pengendalian harga komoditas, terutama yang diatur melalui harga eceran tertinggi (HET). Ia menegaskan bahwa setiap kenaikan harga, sekecil apa pun, harus segera direspons.

“Naik seratus rupiah pun tidak boleh terjadi tanpa upaya pengendalian, khususnya untuk komoditas strategis,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Gedung Kemendagri, Jakarta. Dalam forum itu, Tomsi juga meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tidak hanya mengikuti rapat, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga.

Ia juga menyoroti sejumlah komoditas yang memengaruhi Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada akhir April 2026, seperti minyak goreng, bawang merah, gula pasir, cabai merah, dan beras. Khusus minyak goreng, jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga tercatat meningkat menjadi 240 kabupaten/kota pada pekan kelima April, dari sebelumnya 224 daerah pada pekan keempat.

Baca Juga :  Prabowo Gerak Cepat, PPATK Dipanggil ke Hambalang Bahas Aliran Dana

Selain itu, Tomsi meminta daerah dengan tingkat inflasi di atas rata-rata nasional segera mengambil langkah konkret untuk menekan laju kenaikan harga.

Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan narasumber, antara lain Pelaksana Tugas Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, Direktur Statistik Harga BPS Sarpono, serta Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Badan Pangan Nasional, Kelik Budiana.

Pemerintah berharap sinergi pusat dan daerah terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.(asy*)

Berita Terkait

Wako Alfin Tegaskan Efisiensi Anggaran Bukan Alasan Abaikan Tanggung Jawab, ASN Keberatan Diminta Mundur
Wawako Azhar Hamzah Lantik Lima Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh Wali Kota Alfin Berpesan.
Lima Nama Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh Akan Dilantik
20 Nama Bersaing, Lima Jabatan Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh Diperebutkan
Lima Kursi Eselon II Sungai Penuh Dibuka, Seleksi Terbuka Mulai Bergulir
Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia
Pembangunan Gubenur Jambi Disorot, Wacana Provinsi Baru Wilayah Jambi Barat Kembali Mencuat
Pisah Sambut Kapolres Kerinci Digelar Senin, Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Wako Alfin Tegaskan Efisiensi Anggaran Bukan Alasan Abaikan Tanggung Jawab, ASN Keberatan Diminta Mundur

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik Lima Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh Wali Kota Alfin Berpesan.

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Lima Nama Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh Akan Dilantik

Rabu, 23 September 2026 - 16:21 WIB

20 Nama Bersaing, Lima Jabatan Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh Diperebutkan

Jumat, 18 September 2026 - 20:29 WIB

Lima Kursi Eselon II Sungai Penuh Dibuka, Seleksi Terbuka Mulai Bergulir

Berita Terbaru