MAGELANG, Jentik.id – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily menyatakan bahwa kegiatan retret bagi Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia diharapkan mampu menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut Ace Hasan, keterlibatan pimpinan DPRD dalam kegiatan tersebut bertujuan agar kebijakan di daerah tetap sejalan dengan arah kebijakan nasional, tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
“Keikutsertaan para pimpinan DPRD ini diharapkan mampu menjaga keselarasan kebijakan pusat dan daerah, sekaligus tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal,” ujarnya usai penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Minggu.
Ia menjelaskan, kegiatan retret ini menghasilkan berbagai pemahaman strategis bagi para peserta, di antaranya penguatan nilai-nilai kebangsaan dan pengingat sejarah perjuangan bangsa, serta pemahaman terhadap dinamika politik global.
Salah satu materi penting dalam kegiatan tersebut adalah paparan dari Presiden Prabowo Subianto terkait perkembangan terkini dan kebijakan strategis pemerintah pusat. Selain itu, sejumlah menteri juga menyampaikan materi mengenai program prioritas nasional, seperti bidang pemerintahan dalam negeri, ketahanan pangan, energi, kesehatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Penguatan integritas pimpinan daerah turut menjadi fokus, termasuk melalui pembekalan dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sementara itu, aspek penegakan hukum dalam mendukung pembangunan nasional disampaikan oleh Panglima TNI dan Kapolri.
Ketua Lemhanas, menegaskan bahwa peran Ketua DPRD sangat strategis sebagai pengambil keputusan di daerah. Karena itu, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan materi yang diperoleh guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman latar belakang daerah, suku, dan partai politik demi kepentingan bangsa dan negara.
Dari total 577 undangan, sebanyak 530 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Ketidakhadiran sebagian peserta disebabkan oleh faktor kesehatan maupun tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan.
Ace Hasan berharap peserta yang belum hadir dapat mengikuti program serupa pada kesempatan mendatang. Ia menilai kehadiran Presiden dalam kegiatan ini memberikan semangat baru bagi para pimpinan DPRD untuk mengimplementasikan hasil pembelajaran di daerah masing-masing.
Retret Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD ini berlangsung sejak 15 April 2026 dan ditutup pada hari ini dan Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai harapan, dengan partisipasi aktif dari seluruh peserta hingga akhir acara.(Red/*)









