Detik-Detik Ledakan LPG di Sungai Penuh, Anak Jadi Korban Luka Bakar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ledakan gas LPG

ledakan gas LPG

SUNGAI PENUH, jentik.id – Insiden ledakan gas LPG terjadi di pinggir jalan kawasan Koto Lolo, Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, Sabtu (4/4/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan seorang anak mengalami luka bakar.

Ledakan terjadi saat sopir truk milik agen gas PT Fridona Jaya Gas memindahkan tabung LPG ke kendaraan dapur MBG. Saat proses bongkar muat berlangsung, sejumlah tabung gas terjatuh ke aspal dan langsung memicu ledakan.

“Sopir membuka tabung saat bongkar. Gas jatuh ke aspal lalu meledak, anak yang berada di lokasi ikut terkena,” ujar salah satu sumber.

Baca Juga :  Pedagang Bandel Gunakan Payung Kembali Ditertibkan

Insiden ini memicu sorotan dari aktivis setempat. Mereka menilai proses bongkar muat diduga tidak mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Aktivis Sungai Penuh–Kerinci, Ikshan Daraqtoni, mendesak pihak terkait segera melakukan investigasi menyeluruh.

“Kami minta pihak Pertamina dan pengawas migas turun langsung untuk memeriksa apakah prosedur sudah sesuai, termasuk soal keamanan saat pengangkutan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pasca Relokasi Penepatan PKL Ditinjau Wawako dan Sekda

Sementara itu, pengawas migas wilayah Kerinci–Sungai Penuh, Rama, mengaku belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut. Meski demikian, ia memastikan tim segera turun ke lapangan.

“Kami akan segera melakukan investigasi,” ujarnya singkat.

Data sementara menunjukkan korban luka bakar merupakan anak dari sopir truk gas milik PT Fridona Jaya Gas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Fridona Jaya Gas belum memberikan keterangan resmi meski telah dihubungi melalui WhatsApp. (nr*)

Berita Terkait

Blusukan ke Pasar! Wako Alfin Dengar Langsung Keluhan Pedagang Tanjung Bajure
Toko Pakaian Terancam Bangkrut Kalah Saing Jualan Online.
Demi Keselamatan! Siswa Sungai Penuh Tak Lagi Diizinkan Bawa Motor
Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dibuka, Sekda Alpian Tekankan Disiplin
Wako Alfin Akui Belum Semua Pandangan Fraksi DPRD Dapat Dijawab
Pasar Sudah Rapi, Emak-Emak Minta Pemkot Jangan Kendor Awasi Pedagang Bandel
Tarif Travel Naik Sepihak, DPRD Sungai Penuh Nilai Pemerintah Dilecehkan
Pemerintah Daerah Dan DPRD Abaikan Kenaikan Tarif Travel Menyangkut Masyarakat.
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:57 WIB

Blusukan ke Pasar! Wako Alfin Dengar Langsung Keluhan Pedagang Tanjung Bajure

Jumat, 10 April 2026 - 15:35 WIB

Toko Pakaian Terancam Bangkrut Kalah Saing Jualan Online.

Kamis, 9 April 2026 - 17:19 WIB

Demi Keselamatan! Siswa Sungai Penuh Tak Lagi Diizinkan Bawa Motor

Rabu, 8 April 2026 - 20:00 WIB

Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dibuka, Sekda Alpian Tekankan Disiplin

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

Detik-Detik Ledakan LPG di Sungai Penuh, Anak Jadi Korban Luka Bakar

Berita Terbaru

OTT KPK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengamankan belasan orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026) malam. Tim penindakan lembaga antirasuah juga turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah. Foto salah satu mobil personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di Markas Polres Tulungagung membawa pejabat dan dokumen, Jumat (10/4/2026).

Hukum

Bupati Gatut Sunu Ikut OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Sabtu, 11 Apr 2026 - 11:00 WIB