TEMBILAHAN, jentik.id – Seekor monyet liar memasuki permukiman warga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, dan menyerang sejumlah warga dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, serangan tersebut telah melukai 16 orang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidy, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan hanya satu ekor monyet yang menyerang warga. Ia juga meluruskan video viral di media sosial yang memperlihatkan sekelompok monyet.
“Sejauh ini kami mengidentifikasi hanya satu ekor monyet. Video yang beredar di media sosial diduga berasal dari Kalimantan, bukan dari Tembilahan,” kata Junaidy, Kamis (6/8/2026).
Junaidy menjelaskan jumlah korban kini mencapai 16 orang. Sebagian besar korban mengalami luka robek akibat cakaran dan gigitan monyet.
Petugas kesehatan langsung memberikan vaksin kepada seluruh korban sebagai langkah pencegahan rabies. Pasalnya, kondisi kesehatan monyet tersebut belum diketahui.
Seluruh korban telah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat. Pemerintah daerah juga menanggung biaya pengobatan mereka.
Sementara itu, tim gabungan terus memburu monyet liar yang hingga kini masih berkeliaran. Petugas melibatkan masyarakat dalam pencarian karena warga khawatir jumlah korban terus bertambah.
“Perburuan monyet liar ini juga melibatkan warga yang prihatin dan ingin mencegah munculnya korban baru,” ujar Junaidy.
Menurutnya, monyet tersebut beberapa kali memasuki rumah-rumah warga di kawasan bantaran sungai. Karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada selama proses pencarian berlangsung.
Junaidy meminta warga menutup pintu dan jendela rumah agar monyet tidak masuk. Ia juga menyarankan masyarakat tidak keluar rumah sendirian hingga petugas berhasil menangkap hewan tersebut. (nr*)









