Monyet Liar Mengamuk di Tembilahan, 16 Warga Terluka Akibat Gigitan dan Cakaran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi monyet ekor panjang. Foto: Patrik Lumintu/Shutterstock

Ilustrasi monyet ekor panjang. Foto: Patrik Lumintu/Shutterstock

TEMBILAHAN, jentik.id – Seekor monyet liar memasuki permukiman warga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, dan menyerang sejumlah warga dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, serangan tersebut telah melukai 16 orang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidy, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan hanya satu ekor monyet yang menyerang warga. Ia juga meluruskan video viral di media sosial yang memperlihatkan sekelompok monyet.

“Sejauh ini kami mengidentifikasi hanya satu ekor monyet. Video yang beredar di media sosial diduga berasal dari Kalimantan, bukan dari Tembilahan,” kata Junaidy, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga :  Akhir Pencarian! Pasutri yang Terseret Banjir di Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia

Junaidy menjelaskan jumlah korban kini mencapai 16 orang. Sebagian besar korban mengalami luka robek akibat cakaran dan gigitan monyet.

Petugas kesehatan langsung memberikan vaksin kepada seluruh korban sebagai langkah pencegahan rabies. Pasalnya, kondisi kesehatan monyet tersebut belum diketahui.

Seluruh korban telah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat. Pemerintah daerah juga menanggung biaya pengobatan mereka.

Sementara itu, tim gabungan terus memburu monyet liar yang hingga kini masih berkeliaran. Petugas melibatkan masyarakat dalam pencarian karena warga khawatir jumlah korban terus bertambah.

Baca Juga :  Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Terseret Ombak di Pantai Gasan Gadang

“Perburuan monyet liar ini juga melibatkan warga yang prihatin dan ingin mencegah munculnya korban baru,” ujar Junaidy.

Menurutnya, monyet tersebut beberapa kali memasuki rumah-rumah warga di kawasan bantaran sungai. Karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada selama proses pencarian berlangsung.

Junaidy meminta warga menutup pintu dan jendela rumah agar monyet tidak masuk. Ia juga menyarankan masyarakat tidak keluar rumah sendirian hingga petugas berhasil menangkap hewan tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres
6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum
Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran
Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda
Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah
Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi
BAZNAS Pariaman Bantu Pemulung Bangkit, Bentor Jadi Modal Cari Rezeki Lebih Mudah
Turun Langsung Bersihkan Kota! Wako Alfin dan Wawako Azhar Ajak Warga Kompak Gelar Goro Akbar
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi

Berita Terbaru