Pentagon Akan Tarik Pasukannya di Jerman

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantagon akan menarik pasukannya 5.000 personel secara betahab dari srkutunya Jerman (dok.google)

Pantagon akan menarik pasukannya 5.000 personel secara betahab dari srkutunya Jerman (dok.google)

Washington, jentik.id–Pemerintah Amerika Serikat memutuskan menarik sekitar 5.000 personel militer dari Jerman. Menteri Pertahanan AS mengambil keputusan ini setelah meninjau kekuatan militer di Eropa.

Peninjauan tersebut mencakup kebutuhan kawasan dan kondisi terbaru di lapangan. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk menyesuaikan strategi pertahanan.

Baca Juga :  Resmi Dimulai! Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Arab Saudi.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, menjelaskan proses penarikan akan berlangsung bertahap. Ia memperkirakan proses ini selesai dalam enam hingga dua belas bulan.

“Penarikan pasukan akan kami selesaikan dalam enam sampai dua belas bulan,” ujar Parnell.

Baca Juga :  100 Agen Mossad Israel Ditangkap Intelijen Iran. Hukuman Gantung Menunggu

Sebelumnya, pada akhir April 2026, Presiden AS Donald Trump menyatakan pemerintah mempertimbangkan pengurangan pasukan di Jerman. Pernyataan itu muncul setelah Kanselir Jerman Friedrich Merz mengkritik operasi militer AS di Iran. (asy/*)

 

Berita Terkait

Ribuan Ikan Mati di AS, Gelombang Panas Ekstrem Ancam Ekosistem Perairan
Efek Damai AS-Iran! Harga Minyak Ambruk, Batu Bara dan CPO Ikut Terseret.
Babak Baru Timur Tengah! Trump Klaim AS dan Iran Segera Teken Kesepakatan Damai”
Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas
Tren Umrah Plus: Ibadah Suci yang Kini Menyatu dengan Wisata Global
Konflik Bersenjata Pecah di Somalia, Presiden Tolak Lengser dan Picu Krisis Politik
Resmi Dimulai! Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Arab Saudi.
Jemaah Haji Jambi Tuntaskan Armuzna, Tawaf Ifadah Jadi Penentu Akhir Ibadah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:30 WIB

Ribuan Ikan Mati di AS, Gelombang Panas Ekstrem Ancam Ekosistem Perairan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:44 WIB

Efek Damai AS-Iran! Harga Minyak Ambruk, Batu Bara dan CPO Ikut Terseret.

Senin, 15 Juni 2026 - 08:44 WIB

Babak Baru Timur Tengah! Trump Klaim AS dan Iran Segera Teken Kesepakatan Damai”

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:30 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas

Senin, 8 Juni 2026 - 10:41 WIB

Tren Umrah Plus: Ibadah Suci yang Kini Menyatu dengan Wisata Global

Berita Terbaru