Sungai Penuh, jentik.id—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Jambi, khususnya Sungai Penuh dan Kerinci, didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Rabu (22/4/2026).
Pada pagi hari, cuaca cenderung cerah berawan. Memasuki siang, awan tebal mulai terbentuk dan memicu hujan pada sore hingga malam hari. Hujan tersebut sering disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah dataran tinggi.
Kondisi ini menunjukkan pola cuaca peralihan yang masih aktif di wilayah Sumatra. Perubahan cuaca dapat terjadi dengan cepat, sehingga masyarakat perlu terus memantau informasi terbaru.
Potensi Hujan Lebat di Kerinci dan Sungai Penuh
Wilayah Kerinci dan Sungai Penuh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebih tinggi dibandingkan daerah lain di Jambi. Kondisi geografis pegunungan membuat wilayah ini lebih cepat membentuk awan hujan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat yang dapat memicu genangan hingga banjir lokal. Tanah labil di daerah perbukitan juga meningkatkan risiko longsor, terutama saat hujan turun dalam durasi lama.
Warga yang tinggal di lereng dan sekitar aliran sungai perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada sore hingga malam hari saat intensitas hujan meningkat. Masyarakat juga sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan lebat terjadi.
Suhu Udara dan Kelembapan di Jambi
BMKG memperkirakan suhu udara di Jambi, Sungai Penuh, dan Kerinci berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara juga tergolong tinggi, yakni antara 70 hingga 95 persen.
Kondisi tersebut membuat udara terasa lembap dan cukup gerah pada siang hari. Perubahan suhu antara siang dan malam dapat memengaruhi kondisi kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Masyarakat perlu menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air, dan menjaga pola istirahat.
Imbauan BMKG untuk Warga
BMKG mengimbau masyarakat di Jambi, Sungai Penuh, dan Kerinci untuk rutin memantau informasi cuaca terbaru. Warga sebaiknya membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan.
Pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan karena jalan licin dapat memicu kecelakaan. Selain itu, masyarakat perlu menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir.
Warga di daerah rawan bencana perlu menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Mereka bisa membersihkan saluran air, memeriksa kondisi lingkungan sekitar, serta menyiapkan jalur evakuasi sederhana.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, masyarakat dapat mengurangi risiko serta dampak buruk akibat perubahan cuaca. (ms)









