Kapolda Jambi Minta Jajaran Adaptif Hadapi Perkembangan Media Siber dan Media Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut Kapolda Irjen Pol Krisno H Siregar dalam arahan dihadapann Peserta UKW angkatan kec13 diambil  pemanfaatan media sosial secara positif dapat memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda yang kini lebih banyak memperoleh informasi melalui platform digital dibandingkan media konvensional.

Menurut Kapolda Irjen Pol Krisno H Siregar dalam arahan dihadapann Peserta UKW angkatan kec13 diambil pemanfaatan media sosial secara positif dapat memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda yang kini lebih banyak memperoleh informasi melalui platform digital dibandingkan media konvensional.

Jambi, jentik.id – Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar menegaskan pentingnya peningkatan kualitas komunikasi publik di lingkungan kepolisian sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan media sosial dan media siber saat ini.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Setegar saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-13 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jambi di Hotel Abadi Suite, Kota Jambi, Rabu (20/5).

Menurut Kapolda, pemanfaatan media sosial secara positif dapat memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda yang kini lebih banyak memperoleh informasi melalui platform digital dibandingkan media konvensional.

Ia meminta seluruh jajaran kepolisian mampu beradaptasi dengan pola komunikasi modern yang serba cepat, terbuka, dan mudah diakses masyarakat.

“Di era digital, arus informasi bergerak dalam hitungan detik. Sebuah peristiwa yang terjadi di lapangan dapat langsung tersebar melalui media sosial sebelum laporan resmi selesai dibuat,” ujar Irjen Pol Krisno H. Siregar.

Baca Juga :  Jambi Jadi Sorotan Satgas Pangan, Ratusan PKS Diduga Tekan Harga TBS Petani Sawit

Kondisi tersebut, lanjutnya, menuntut aparat kepolisian untuk lebih responsif, bijak, dan profesional dalam memberikan informasi kepada publik dengan penjelasan yang akurat dan mudah dipahami masyarakat.

Kapolda juga menilai komunikasi publik kini bukan lagi sekadar pelengkap tugas kepolisian, melainkan telah menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran polisi di ruang digital diharapkan mampu memberikan rasa tenang, kejelasan informasi, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Ia juga mengingatkan setiap personel agar memahami cara berkomunikasi yang humanis dan tidak mudah terpancing provokasi di media sosial.

Kritik dari masyarakat, menurutnya, harus dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan, bukan dianggap sebagai ancaman.

“Dengan komunikasi yang baik, aparat kepolisian dapat menjelaskan suatu peristiwa secara utuh sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar,” katanya.

Baca Juga :  PWI Provinsi Jambi Kukuhkan Pengurus Antar Waktu, Ketum PWI Ajak Jaga Persatuan dan Kekompakan Organisasi

Kapolda Jambi menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi Polri dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi dan dinamika komunikasi modern.

“Di tengah perkembangan teknologi informasi yang terus berubah, aparat kepolisian tidak hanya dituntut hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga mampu menjadi sumber informasi yang terpercaya, terbuka, dan adaptif terhadap dinamika komunikasi modern,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Krisno H. Siregar juga mengapresiasi pelaksanaan UKW PWI Jambi sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di Provinsi Jambi.

Pihaknya menyatakan kedatangan kebih tercipta keharmonisan dan saling menahami tugas sebagai jurnalis profesional, jajaran Kapolda Jambi siap mendukung pelaksanaan UKW sebagai bagian dari penguatan kompetensi insan pers dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab” Tegas Irjen Pol Krisno H Siregar.(asy*)

Berita Terkait

Edminuddin Soroti Kebijakan Gubernur Jambi Al Haris Kerinci dan Sungai Penuh Dinilai Belum Mendapat Perhatian Berimbang
Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla
3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi
Karhutla Mengancam, Jambi Dapat 500 Sumur Bor dan 4 Helikopter Water Bombing
Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Jambi, Warga Keluhkan Sesak Napas
DPO Kasus Perzinahan Ditangkap Tim Tabur Kejati Jambi di Nipah Panjang
Vape Etomidate Jadi Ancaman Baru, BNNP Jambi Minta Pemda Segera Bertindak
Jambi Diganjar Penghargaan Program 3 Juta Rumah, Rp5 Miliar Siap untuk Bedah 250 Rumah
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:57 WIB

Edminuddin Soroti Kebijakan Gubernur Jambi Al Haris Kerinci dan Sungai Penuh Dinilai Belum Mendapat Perhatian Berimbang

Jumat, 11 September 2026 - 20:08 WIB

Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:56 WIB

3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Karhutla Mengancam, Jambi Dapat 500 Sumur Bor dan 4 Helikopter Water Bombing

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Jambi, Warga Keluhkan Sesak Napas

Berita Terbaru