Kota Sungai Penuh Dikepung Sampah, Warga Pertanyakan Operasional TPST Renah Kayu Embun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah kembali terlihat di sejumlah titik wilayah Kota Sungai Penuh

Tumpukan sampah kembali terlihat di sejumlah titik wilayah Kota Sungai Penuh

Sungai Penuh, jentik.id – Tumpukan sampah kembali muncul di sejumlah titik Kota Sungai Penuh pada Senin (9/3/2026). Kondisi ini memicu keluhan warga karena bau tidak sedap mulai mengganggu kenyamanan lingkungan.

Pantauan di lapangan memperlihatkan sampah rumah tangga menumpuk karena petugas kebersihan belum mengangkutnya. Tumpukan cukup mencolok terlihat di kawasan Koto Baru. Sampah juga menumpuk di area samping pusat perbelanjaan Kincai Plaza.

Seorang warga mengatakan petugas dari dinas terkait sudah beberapa hari tidak datang mengangkut sampah di lokasi tersebut.

“Sudah beberapa hari sampah menumpuk dan petugas dari LH belum datang mengangkutnya,” ujarnya.

Warga khawatir kondisi ini akan semakin parah jika pemerintah tidak segera menanganinya. Mereka menilai tumpukan sampah berpotensi menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar lokasi pembuangan sementara.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Hadiri Wisuda XII IAIN Kerinci, Tegaskan Dukungan Penuh Menuju UIN

TPST Renah Kayu Embun Diduga Tidak Beroperasi

Hingga kini pemerintah belum menjelaskan penyebab pasti penumpukan sampah di beberapa wilayah Kota Sungai Penuh. Namun, warga menyebut Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Renah Kayu Embun di Kecamatan Kumun Debai sudah beberapa bulan berhenti beroperasi.

Pantauan di lokasi menunjukkan sampah masih menumpuk di area TPST. Kondisi fasilitas pengolahan juga tampak kurang terawat.

Sebagian pagar seng di sekitar lokasi roboh. Beberapa lembar seng pada bangunan pengolahan tampak terlepas dari rangkanya.

Baca Juga :  Anggota Dewan Dituntut 6 Bulan Penjara dalam Kasus Bollard

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga. Mereka menilai pemerintah perlu memaksimalkan fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar untuk mendukung pengelolaan sampah di daerah tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki fasilitas itu dan kembali mengoperasikan TPST Renah Kayu Embun. Dengan begitu, pengangkutan dan pengelolaan sampah di Kota Sungai Penuh dapat berjalan normal.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh belum memberikan tanggapan meski awak media telah menghubunginya melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan. (nr*)

Berita Terkait

Daftar 38 Kepala Sekolah yang Baru Dilantik Wawako Azhar Hamzah, Cek Nama dan Sekolahnya!
Wali Kota Alfin Perjuangkan Revitalisasi Pasar Tanjung Bajure ke Kemendag RI
Sekda Alpian Luncurkan ASN BerAKHLAK, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik
Kejari Sungai Penuh Turun Tangan, Gerakan 3S Tuai Apresiasi Alfin
Gemilang! Tapak Suci Sungai Penuh Raih Dua Juara Umum dan 46 Medali
Wako Alfin Salurkan CSR Rp7,5 Juta dari Bank Jambi, Pembangunan Masjid Raudatussa’adah Dapat Dukungan!
Polisi Tangkap Tiga Pelangsir Solar Subsidi, Sita 70 Jerigen di Sungai Penuh
Antisipasi Pungli, Pemkot Sungai Penuh Wajibkan Juru Parkir Berikan Karcis Resmi
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Daftar 38 Kepala Sekolah yang Baru Dilantik Wawako Azhar Hamzah, Cek Nama dan Sekolahnya!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Wali Kota Alfin Perjuangkan Revitalisasi Pasar Tanjung Bajure ke Kemendag RI

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Sekda Alpian Luncurkan ASN BerAKHLAK, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Kejari Sungai Penuh Turun Tangan, Gerakan 3S Tuai Apresiasi Alfin

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Gemilang! Tapak Suci Sungai Penuh Raih Dua Juara Umum dan 46 Medali

Berita Terbaru