Suharman Pemkot Sungai Penuh Antisipasi Kemarau, Jaga Produktivitas Pertanian

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, jentik.id–Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi musim kemarau. Pemerintah berupaya mencegah potensi kekeringan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian tetap stabil.

Langkah Antisipasi Hadapi Musim Kemarau

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan, dan Peternakan (DK3P) Kota Sungai Penuh, Suharman, SE, MM, mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya mitigasi. Tim DK3P memetakan lahan sawah yang berpotensi terdampak kekeringan. Hingga saat ini, kondisi lahan pertanian sawah masih tergolong aman.

“Kendati demikian, kami sudah memetakan titik-titik sawah yang rawan kekeringan. Sebagiannya tersebar di wilayah Kecamatan Hamparan Rawang, Pesisir Bukit, dan Kumun Debai,” ujarnya.

Pendataan Lahan dan Jaringan Irigasi

Dalam waktu dekat, tim DK3P akan turun langsung ke lapangan untuk mendata sawah yang belum memiliki jaringan irigasi teknis maupun tersier.

Baca Juga :  Petani Sawah di Jambi Terancam Gagal Panen  Batang Hari Paling Parah

“Pendataan ini penting agar kami mengetahui secara pasti luas lahan yang berpotensi terdampak saat musim kemarau,” jelasnya.

Inventarisasi Sumber Air untuk Pertanian

Selain itu, DK3P juga menginventarisasi berbagai sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian selama musim kemarau.

Menurut Suharman, petani sangat membutuhkan ketersediaan air irigasi untuk mencegah risiko gagal panen. Karena itu, DK3P menjadikan langkah ini sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan daerah.

Kondisi Sawah Masih Aman

“Untuk sementara, belum ada lahan persawahan di wilayah Kota Sungai Penuh yang masuk kategori rawan kekeringan. Bahkan, dampak normalisasi di titik BSH 0 masih mendukung kegiatan tanam padi, meskipun di beberapa lokasi justru terjadi genangan air,” katanya.

Baca Juga :  Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Sungai Penuh

Usulan Pompa Air dan Solusi Alternatif

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam rapat koordinasi terkait dampak kekeringan, pihaknya mengusulkan pengadaan pompa air. Nantinya, petugas akan menggunakan pompa tersebut untuk mengaliri sawah sekaligus menyedot air di lahan yang tergenang agar petani bisa kembali mengolahnya.

“Jika kondisi tidak memungkinkan, kami juga merekomendasikan petani menanam komoditas alternatif yang lebih tahan terhadap keterbatasan air, seperti jagung,” tambahnya.

Penerapan Sistem Tumpang Sari

Saat ini, petani mulai menerapkan program tersebut melalui sistem tumpang sari di sela tanaman kopi, seperti jagung, mentimun, dan berbagai jenis sayuran.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi pertanian di tengah potensi perubahan cuaca ke depan. (Red/*)

Berita Terkait

Tani Merdeka Jambi MoU dengan Kelompok Tani Dan Salurkan 10 Ton Pupuk Organik
Petani Sawah di Jambi Terancam Gagal Panen  Batang Hari Paling Parah
Kadis DPKP Suarman Imbau Kelompok Tani Tak Bakar Jerami Pascapanen Dan Lahan
Kopi Arabika Kerinci Tembus Pasar Pakistan, Target Ekspor 190 Ton Senilai Rp18 Miliar
AS dan Iran Dikabarkan Sepakati MoU Penghentian Perang, Muat 14 Pasal Kesepahaman
Wamendagri Ingatkan Kepala Daerah Tak Abaikan Program Swasembada Pangan
Harga Cabai Merangka Naik Petani Sempat Prustasi Harga Cabai Rp 10 Ribu Perkilogram
Produksi Gula Tebu Merah Kayu Aro Terus Menurun
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Tani Merdeka Jambi MoU dengan Kelompok Tani Dan Salurkan 10 Ton Pupuk Organik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:13 WIB

Petani Sawah di Jambi Terancam Gagal Panen  Batang Hari Paling Parah

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Kadis DPKP Suarman Imbau Kelompok Tani Tak Bakar Jerami Pascapanen Dan Lahan

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:21 WIB

Kopi Arabika Kerinci Tembus Pasar Pakistan, Target Ekspor 190 Ton Senilai Rp18 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:55 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Sepakati MoU Penghentian Perang, Muat 14 Pasal Kesepahaman

Berita Terbaru

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB

Salah satu dapur MBG

Padang Panjang

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:56 WIB