Sungai Penuh.jentik.Id-Harga cabai di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, kembali mengalami kenaikan sempat di hingga Rp10 ribu per kilogram para petani cabai sempat prustasi, menebang tanamannya.
Memasuki ahkirb minggu pertama April lalu secara perlahan lahan harga cabai merangka naik mulai terjadi secara bertahap diPasar Tanjub Bajure dalam sepekan terakhir. Pada Sabtu (25/4/2026), harga cabai merah telah mencapai Rp38 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya berkisar Rp15 ribu hingga Rp18 ribu perkilogram.
Pedagang cabai, Deni, mengatakan harga cabai saat ini sudah kembali normal dibanding dua pekan lalu yang sempat membuat petani merugi dan prustasi hingga ada yang membabat tanaman cabai mereka.
Selain cabai merah, cabai hijau juga mengalami kenaikan dari Rp18 ribu menjadi Rp 22 ribu per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit relatif stabil.
Para pedagang menyebutkan kenaikan harga kemungkinan dipengaruhi oleh faktor cuaca serta berkurangnya pasokan dari daerah penghasil. Sebagian distribusi juga dialihkan ke luar daerah sehingga stok di pasar menipis. Meski harga naik, daya beli masyarakat dinilai masih stabil.
Hal serupa juga dikemukakan Pedagang lain, Andi, menyebut omzet penjualan kitika harga cabai Rp 55 ribu perkilogram sempat menurun, kini mulai kembali normal.” Tuturnya
Di sisi lain, sejumlah komoditi lain seperti bawang merah, bawang putih, dan kentang masih bertahan di kisaran Rp18 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram.
Pedagang berharap pasokan cabai segera kembali normal agar harga stabil dan daya beli masyarakat terus meningkat.
Pemilik rumah makan, Pak Wo, juga mengakui kenaikan harga cabai sejak awal April, namun masih dalam batas yang terjangkau, bila dibandingkan ketika dibulan suci Ramadhan kslu.”tutur Pak Wo.









