Lampu Traffic Light di Kota Sungai Penuh Banyak Tak Berfungsi, Wawako: “Lampu Hijau Sudah Berubah Jadi Biru” Usia 25 Tahun.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah " Warna Lapun Hijau berubah Biru" usia sudah 25cTahun Warisan Kabupaten Kerinci.

Sungai Penuh, jentik.id – Sejumlah lampu pengatur lalu lintas (traffic light) di sejumlah persimpangan utama Kota Sungai Penuh dilaporkan tidak lagi berfungsi secara optimal. Perangkat yang merupakan aset lama peninggalan Kabupaten Kerinci itu diperkirakan telah berusia sekitar 25 tahun sehingga mengalami penurunan fungsi akibat faktor usia.

Beberapa titik yang mengalami kerusakan di antaranya berada di Simpang Empat Jalan Utama, Simpang Empat Kota Lolo, Simpang Tiga depan Kantor PLN, serta Simpang Empat Simpang Raya.

Kondisi tersebut menyebabkan arus kendaraan sering tidak teratur, terutama pada jam-jam sibuk, sehingga meningkatkan risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh segera melakukan perbaikan maupun penggantian perangkat traffic light yang dinilai sudah tidak layak digunakan.

Selain banyak yang padam, beberapa lampu juga mengalami gangguan fungsi sehingga tidak dapat memberikan isyarat lalu lintas secara normal.

Baca Juga :  3 Juta Konten Negatif Bermain Judol Online Diungkap Bareskrim Polri Kementeri Komunikasi Dan Digita Kecolongan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda, mengakui kondisi traffic light di dalam kota memang sudah sangat tua dan tidak layak lagi dioperasikan.

“Kami tidak tinggal diam. Selama ini perawatan terus dilakukan secara berkala semaksimal mungkin. Namun karena usia perangkat sudah terlalu tua, kerusakan terus berulang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan personel dan kondisi peralatan membuat Dishub harus berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Kerinci untuk mengatur arus kendaraan secara manual.

“Setiap jam sibuk, sekitar pukul 07.30 WIB dan 14.30 WIB, personel Dishub bersama Satlantas Polres Kerinci ditempatkan di sejumlah persimpangan yang memiliki traffic light untuk mengatur lalu lintas agar tetap lancar dan aman,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mengaku prihatin atas kondisi traffic light yang sudah tidak berfungsi maksimal.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Bongkar Tiga Klaster Kejahatan Besar, Sita Narkotika Senilai Rp1 Triliun dan Ungkap Jaringan Judi Internasional

“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya agar arus lalu lintas tetap berjalan normal guna menghindari kemacetan dan kecelakaan, terutama pada jam-jam padat kendaraan,” katanya.

Dengan nada bercanda, Azhar menggambarkan kondisi lampu lalu lintas yang sudah sangat tua.

“Lampu traffic light kita ini, lampu hijaunya sudah berubah jadi biru,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurut Azhar, Pemerintah Kota Sungai Penuh sebenarnya telah mengusulkan pengadaan traffic light baru kepada Kementerian Perhubungan sekitar dua tahun lalu. Namun hingga kini usulan tersebut belum mendapatkan realisasi.

“Kami sudah menyampaikan proposal ke Kementerian Perhubungan di Jakarta sejak dua tahun lalu, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Kondisi seperti ini juga dialami oleh sejumlah daerah lainnya,” tutup Azhar.(asy*)

Berita Terkait

KDRT di Sungai Deras Berakhir Tragis, Terduga Pelaku Ditemukan Meninggal Dipohon Cengkeh.
Bunker di Sekolah Swasta Jaksel, Usai Dibuka Kuncinya Temuan Ratusan Senjata
Polisi Ringkus Terduga Pelaku Kasus Mayat dalam Karung di Depok, Motif Masih Didalami
Korban Arisan Bodong di Merangin Bertambah, Total Kerugian Diduga Mencapai Rp6 Miliar
Brigjen Pol Asep Bongkar Peta Peredaran Narkoba di Jambi, Golden Triangle hingga Pelabuhan Tikus Jadi Sorotan
Polisi Ungkap Kericuhan Menteng, 7 Tersangka Diamankan usai Satu Korban Tewas
Bentrokan Maut di Menteng Diduga Dipicu Cekcok Soal Nasi Uduk, Satu Orang Tewas
Berawal dari TikTok, Pria Asal Palembang Ditangkap usai Gasak Motor Perempuan di Jambi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Bunker di Sekolah Swasta Jaksel, Usai Dibuka Kuncinya Temuan Ratusan Senjata

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Lampu Traffic Light di Kota Sungai Penuh Banyak Tak Berfungsi, Wawako: “Lampu Hijau Sudah Berubah Jadi Biru” Usia 25 Tahun.

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Kasus Mayat dalam Karung di Depok, Motif Masih Didalami

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Korban Arisan Bodong di Merangin Bertambah, Total Kerugian Diduga Mencapai Rp6 Miliar

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:44 WIB

Brigjen Pol Asep Bongkar Peta Peredaran Narkoba di Jambi, Golden Triangle hingga Pelabuhan Tikus Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Foto: dok Istimewa

Nasional

21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:12 WIB

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kesehatan

Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:54 WIB

Foto: Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra kedua dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri rapat umum di Teheran, Iran, 31 Mei 2019. (via REUTERS/Hamid Forootan)

Internasional

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:38 WIB