Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana bandara Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasiona

Suasana bandara Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasiona

Jakarta, Jentik.id – Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, dihentikan sementara akibat dampak abu erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut membuat sejumlah penumpang mencari alternatif transportasi untuk melanjutkan perjalanan.

Sebagian penumpang memilih mengantisipasi kemungkinan penerbangan dibatalkan atau mengalami penundaan dengan mencari tiket kereta api maupun bus menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Salah seorang penumpang, Dading, mengatakan dirinya mulai mencari alternatif perjalanan setelah mengetahui adanya penghentian sementara operasional penerbangan di Bandara Soetta.

“Kita cari alternatif dengan cari tiket kereta. Kalau nggak, naik bus. Kebetulan kan di Yogya juga banyak transportasi ke sana,” ujar Dading saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Minggu (6/9/2026).

Sementara itu, seorang warga negara Malaysia yang berada di Bandara Soetta mengaku turut tertahan akibat dampak erupsi Anak Krakatau. Ia sebelumnya mengikuti pertemuan di Bandung dan hendak melanjutkan perjalanan melalui Bandara Soetta.

Baca Juga :  Kenaikan Suku Bunga AS Tekan Harga Emas Dunia, Turun 1,4 Persen

Menurutnya, pembatalan maupun penundaan penerbangan akibat erupsi merupakan kondisi di luar kendali maskapai atau force majeure. Ia menilai keputusan menghentikan sementara operasional penerbangan merupakan langkah yang tepat demi keselamatan penumpang
.
“Ya ini kan force majeure. Namanya juga penerbangan, yang penting kita selamat. Namanya force majeure, menurut saya, nggak bisa kita hindari. Justru ini bagus kalau bisa diantisipasi secara dini dari maskapai,” katanya.

Ia mengaku telah mengabarkan kondisi tersebut kepada keluarganya. Namun, hingga saat ditemui, pesan yang dikirim melalui WhatsApp belum mendapat respons.

“Biasanya kalau Minggu kan ada acara keluar, jadi mungkin belum baca WA (WhatsApp),” ujarnya.

Penumpang lainnya, Randi (29), juga terdampak pembatalan penerbangan. Ia seharusnya berangkat menuju Malaysia pada pukul 11.00 WIB.
“Ke Malaysia, jam 11. Tapi kena pembatalan juga,” kata Randi di Terminal 3 Bandara Soetta.
Randi mengaku belum memperoleh informasi lebih lanjut mengenai keberlanjutan penerbangannya.

Baca Juga :  Harga Timah Global Naik, Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi sebagai Pemasok Timah Dunia

Untuk sementara, ia memilih tetap berada di bandara sambil menunggu informasi resmi dari pihak terkait.

“Belum, masih ngambang. Cuma nggak tahulah, ini kan tadi aku membaca operasional ditutup,” ujarnya.

Operasional Soetta Dihentikan Sementara
Penghentian operasional penerbangan di Bandara Soetta dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampak abu vulkanik yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

Otoritas Bandara Soekarno-Hatta menyampaikan bahwa penghentian operasional sementara diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB.

“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan pada pukul 05.30 sampai 09.30 WIB,” tulis otoritas Bandara Soetta melalui akun Instagram resminya, Minggu (6/9/2026).

Kondisi tersebut berdampak terhadap sejumlah penerbangan yang mengalami penundaan maupun pembatalan. Para penumpang diminta memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing sembari menunggu keputusan mengenai keberlanjutan penerbangan.
(asy*)

Berita Terkait

Harga Cabai Merah dan Rawit di Pasar Tanjung Bajure Tembus Rp90 Ribu per Kilogram
Jalur Tapan–Sungai Penuh Kembali Normal Setelah Dua Hari Lumpuh Akibat Longsor
Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS
Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen
Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa
Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara
Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan
Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Harga Cabai Merah dan Rawit di Pasar Tanjung Bajure Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Jalur Tapan–Sungai Penuh Kembali Normal Setelah Dua Hari Lumpuh Akibat Longsor

Rabu, 30 September 2026 - 14:32 WIB

Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS

Senin, 21 September 2026 - 12:52 WIB

Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 17:03 WIB

Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa

Berita Terbaru

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB

Salah satu dapur MBG

Padang Panjang

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:56 WIB