KERINCI, jentik.id – Kondisi ruas jalan Lubuk Suli–Kubang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, kembali mendapat sorotan warga. Sejumlah pemuda menanam batang pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes.
Aksi tersebut berlangsung pada Kamis (1/10/2026). Pemuda memilih cara itu untuk menyampaikan kekecewaan karena kerusakan jalan telah berlangsung sekitar empat tahun.
Warga mengeluhkan sejumlah titik jalan yang berlubang. Saat hujan turun, air juga menggenangi bagian jalan yang rusak sehingga menyulitkan pengendara.
Pemuda Tanam Pisang sebagai Bentuk Protes
Para pemuda sengaja menanam batang pisang di badan jalan. Mereka ingin menggambarkan lamanya kerusakan yang belum mendapat penanganan.
Menurut warga, kerusakan tersebar di beberapa titik sepanjang ruas Lubuk Suli–Kubang. Karena itu, pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama ketika hujan.
Seorang pemuda bahkan menyampaikan sindiran dalam video yang beredar.
“Ini nyo akibat idak kayo mena jalan. Pisang lah kami tanam, sebentar lagi nyo berbuah.”
Pernyataan tersebut menunjukkan kekecewaan pemuda terhadap kondisi jalan. Mereka berharap aksi itu mendorong pemerintah segera meninjau dan menangani kerusakan.
Warga Soroti Keselamatan Pengendara
Selain mengganggu aktivitas, warga juga menilai jalan rusak meningkatkan risiko bagi pengguna kendaraan. Lubang dan genangan membuat pengendara kesulitan membaca kondisi permukaan jalan.
Perwakilan pemuda Lubuk Suli mengatakan kerusakan jalan telah menimbulkan korban.
“Harapan kami dari pemuda Lubuk Suli agar jalannya secepatnya diperbaiki, karena sudah banyak memakan korban,” ujarnya.
Karena itu, warga meminta pemerintah tidak menunda penanganan ruas tersebut. Mereka ingin akses yang setiap hari mereka gunakan kembali aman dan nyaman.
Empat Tahun Menunggu Perbaikan
Ruas Lubuk Suli–Kubang memiliki peran penting bagi mobilitas warga. Masyarakat menggunakan jalan tersebut untuk berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi.
Namun, kerusakan yang berlangsung sekitar empat tahun membuat warga semakin resah. Aksi tanam pisang pun menjadi cara pemuda menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Kini, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah. Mereka meminta pemerintah meninjau kondisi jalan dan menentukan penanganan berdasarkan kondisi di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Kerinci dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai rencana perbaikan ruas Lubuk Suli–Kubang. (nr*)









