Polri, BNN, dan Bea Cukai Bongkar Laboratorium Sabu di Aceh, 1,2 Ton Barang Bukti Diamankan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jendral Pol Sayudi Ario Seto bersama tim Gabungan berhasil ungkap Laboratorium sabu di Aceh.

Kapolri Jendral Pol Sayudi Ario Seto bersama tim Gabungan berhasil ungkap Laboratorium sabu di Aceh.

Jakarta, jentik.id- Tim gabungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar laboratorium rahasia produksi narkotika (clandestine lab) di Kabupaten Pidie, Aceh.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan hampir 1,2 ton sabu serta menangkap 11 orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Laboratorium itu diduga digunakan untuk memproduksi sabu yang dikenal dengan sebutan blue ice.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi gabungan lintas lembaga dengan dukungan masyarakat setempat.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto turun langsung ke lokasi saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Pidie, Jumat (23/10/2026).

“Kapolri menyelasaksn bahwa Laboratorium ini memproduksi sabu jenis terbaik yang dikenal blue ice. Pengungkapan ini berhasil dilakukan berkat kolaborasi, keterpaduan, dan operasi bersama antara Polri, BNN, Bea Cukai, serta dukungan masyarakat setempat,” ujar Suyudi.

Ia mengatakan, penyitaan hampir 1,2 ton sabu tersebut menjadi langkah penting dalam upaya memberantas peredaran narkotika sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kita telah berhasil mengungkap hampir 1,2 ton sabu yang tentu nilainya sangat fantastis. Yang paling penting, kita bisa menyelamatkan anak bangsa dari kehancuran yang dapat merusak masa depan mereka,” tuturnya.

“Dalam Penggerebekan laboratorium rahasia tersebut dilakukan pada Rabu (21/10/2026) siang berhasil mengamankan 11 tersangka.

Baca Juga :  Jaringan Riau-Jambi-Jawa Timur Terbongkar! Polisi Sita Narkoba Rp18,5 Miliar dan Tangkap Dua Kurir

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi produksi narkotika itu disamarkan di deretan rumah toko (ruko) di kawasan Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh.

Saat tiba di lokasi, petugas gabungan mengepung bangunan dari bagian depan dan belakang. Seluruh pintu ruko dalam keadaan terkunci dan digembok.

Petugas sempat mengetuk pintu, tetapi tidak mendapat respons dari orang-orang di dalamnya.

Tim gabungan kemudian mendobrak pintu belakang untuk memasuki bangunan. Kondisi di dalam ruko tampak gelap dengan sejumlah barang berserakan dan Petugas juga mendapati beberapa orang yang berusaha bersembunyi di balik tumpukan kardus di sudut ruangan.

Enam orang berhasil diamankan di lokasi tersebut, masing-masing berinisial LJ, XM, F, MY, AK, dan AY, sementara itu, lima orang lainnya, yakni RY, RM, RZ, MN, dan B, ditangkap di lokasi berbeda karena diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan tersebut.

Dengan demikian, total 11 orang diamankan dalam operasi pengungkapan laboratorium narkotika itu sedangkan Peralatan Produksi juga Disita.

Dari hasil penggerebekan, petugas menemukan sejumlah ruangan yang diduga digunakan untuk tahapan produksi sabu. Di dalamnya terdapat bahan kimia serta berbagai peralatan yang diduga berkaitan dengan proses pembuatan narkotika.

Baca Juga :  Sumatra Gelap Gulita, PLN Beberkan Penyebab Blackout Massal

Barang bukti yang diamankan antara lain 60 kaleng Titan Pro, empat kompor dua tungku, tujuh tabung gas berkapasitas 12 kilogram, tiga mesin cuci yang diduga digunakan dalam proses pengkristalan, serta enam unit telepon seluler.

Selain itu, petugas juga menyita sabu dalam bentuk cair, alat penyinaran, mesin pendingin, timbangan, ember, dan paket sabu yang diduga telah disiapkan untuk diedarkan.

Kapolri menegaskan, cara kerja laboratorium tersebut menunjukkan adanya dugaan proses produksi yang terorganisasi dan sistematis.

“Proses yang mereka lakukan sangat sistematis, sangat terstruktur, dan menunjukkan bahwa jaringan ini dikendalikan oleh ahli kimia berpengalaman,” tegas Suyudi.

Diduga Terkait Jaringan Internasional
Penyidik juga mendalami dugaan keterkaitan sindikat tersebut dengan jaringan narkotika lintas negara yang melibatkan pihak dari China, Malaysia, dan Indonesia.

Keterlibatan jaringan internasional itu masih perlu dibuktikan melalui proses penyidikan lebih lanjut, termasuk penelusuran asal bahan baku, jalur distribusi, peran masing-masing tersangka, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Pengungkapan laboratorium rahasia ini menjadi salah satu langkah penegakan hukum terhadap kejahatan narkotika yang dinilai mengancam keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda.

Polri bersama BNN dan Bea Cukai terus melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan di balik produksi dan peredaran sabu tersebut.(asy*)

Berita Terkait

Komisi III DPR RI Dukung Kapolri Sayudi Pelarangan Peredaran Vape, Dinilai Jadi Celah Peredaran Narkoba
Kawasan TNKS Porak-Poranda akibat PETI, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Di Sungai Penetai.
Satreskrim Polres Kerinci Amankan Sendikat Pelaku Pencurian Mobil Dan Barang Bukti 
Sabu 27,22 Gram Disita, Dua Pria Ditangkap di Kebun Sawit Bungo
Jasad Pria Ditemukan Terkubur di Muara Tembesi, Polisi Selidiki
Satresnarkoba Polres Kerinci Gagalkan Peredaran Sabu Jaringan Sumbar
Lima Bayi Orangutan Ditemukan di India, Didugaan Dilakukan Jaringan Penyelundupan Terorganisasi.
Satu dari Dua Begal Tewas dalam Kecelakaan Usai Rampas Motor Korban
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Polri, BNN, dan Bea Cukai Bongkar Laboratorium Sabu di Aceh, 1,2 Ton Barang Bukti Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Komisi III DPR RI Dukung Kapolri Sayudi Pelarangan Peredaran Vape, Dinilai Jadi Celah Peredaran Narkoba

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kawasan TNKS Porak-Poranda akibat PETI, Aktivitas Tambang Emas Ilegal Di Sungai Penetai.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:19 WIB

Satreskrim Polres Kerinci Amankan Sendikat Pelaku Pencurian Mobil Dan Barang Bukti 

Sabtu, 26 September 2026 - 18:58 WIB

Sabu 27,22 Gram Disita, Dua Pria Ditangkap di Kebun Sawit Bungo

Berita Terbaru