Wako Alfin Dorong Masyarakat Jaga Warisan Leluhur Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wako Alfin dan Ibu di rumah lahek Luhah Rio Jayo yang berusia 157 tahun.

Wako Alfin dan Ibu di rumah lahek Luhah Rio Jayo yang berusia 157 tahun.

Sungai Penuh, jentik.idWali Kota  Alfin mengajak masyarakat menjaga warisan leluhur di tengah kehidupan masyarakat adat di Sungai Penuh, karena nilai budaya dan kearifan lokal bukan sekadar tradisi, melainkan warisan luhur nenek moyang yang memiliki nilai tinggi dan harus terus dijaga.

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam memperkuat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta membangun masyarakat yang harmonis dan beradab.

Komitmen melestarikan adat dan budaya juga menjadi bagian penting dari partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berakar pada identitas lokal.

Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2025 Masehi, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menghadiri dan mengikuti kegiatan gotong royong (goro) akbar bersama masyarakat Enam Luhah Sungai Penuh, Minggu (8/2/2026).

Gotong royong akbar ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan, kebersamaan, serta nilai adat yang hingga kini masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Sungai Penuh.

Kehadiran langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota disambut hangat oleh warga yang tampak antusias berbaur dan bekerja bersama jajaran pemerintah.

Baca Juga :  RSUD Mayjen H.A. Thalib Diusulkan Dipimpin Dokter, Publik Soroti Kualitas Layanan

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota meninjau Rumah Laheak, bangunan bersejarah yang dibangun pada tahun 1874. Rumah Laheak menjadi simbol peradaban, identitas, dan kearifan lokal masyarakat adat Enam Luhah Sungai Penuh.

Selain itu, rombongan juga melaksanakan ziarah ke makam leluhur nenek moyang Enam Luhah Sungai Penuh sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah mewariskan nilai adat dan budaya secara turun-temurun.

Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, Ketua TP PKK Ny. Sri Kartini Alfin, Ketua Dharma Wanita Winda Rahyu, para kepala OPD, camat setempat, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menegaskan bahwa adat dan budaya merupakan pilar utama dalam membangun daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga harus memperkuat nilai sosial, kebersamaan, dan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh nenek moyang.

“Gotong royong adalah nilai luhur adat kita. Dari sinilah silaturahmi terjaga dan pembangunan bisa berjalan dengan baik. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa peran serta masyarakat,” ujar Alfin.

Baca Juga :  Wawako Azhar Sidak Pembangunan Gedung Kopdes

Saat meninjau Rumah Laheak, Alfin juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat peninggalan sejarah sebagai warisan budaya yang memiliki nilai filosofis tinggi bagi generasi mendatang.

“Rumah Laheak ini bukan sekadar bangunan tua, tetapi simbol sejarah, identitas, dan kearifan lokal masyarakat Enam Luhah. Ini adalah amanah nenek moyang yang wajib kita jaga dan lestarikan,” katanya.

Sementara itu, dalam kegiatan ziarah ke makam leluhur, Alfin menyampaikan bahwa menghormati para pendahulu merupakan bagian penting dalam menjaga jati diri dan martabat masyarakat adat.

“Dengan menghormati leluhur serta melestarikan adat dan budaya, kita menjaga jati diri Sungai Penuh agar tetap kokoh di tengah perkembangan zaman,” tambahnya.

Melalui kegiatan gotong royong akbar ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, tokoh adat, dan masyarakat semakin kuat. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan selaras dengan nilai adat, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi kebanggaan bersama. (wn)

Berita Terkait

Harga Sembako Sungai Penuh Stabil, Cabai Bertahan Rp35.000
Wako Alfin Terima Penghargaan Menteri Hukum pada Peresmian Posbankum Jambi
Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Komitmen Pelayanan Publik
Betemu Ruas Dengan Buku Pemkot Sungai Penuh Raih Pengakuan Pusat Keberhasilan Tekan Kemiskinan dan Stunting
Sungai Penuh Cetak Prestasi, Wako Alfin Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Rp3 Miliar
Parade Batik dan Lagu Daerah DWP Meriahkan Hari Kartini di Sungai Penuh
Setiap Hujan Selalu Tergenang, Warga Keluhkan Jalan Depan IAIN Kerinci dan Koto Lolo
Wako Sungai Penuh Imbau Warga Jaga Lingkungan Cegah Banjir
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 08:48 WIB

Harga Sembako Sungai Penuh Stabil, Cabai Bertahan Rp35.000

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

Wako Alfin Terima Penghargaan Menteri Hukum pada Peresmian Posbankum Jambi

Senin, 27 April 2026 - 20:25 WIB

Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Minggu, 26 April 2026 - 13:13 WIB

Betemu Ruas Dengan Buku Pemkot Sungai Penuh Raih Pengakuan Pusat Keberhasilan Tekan Kemiskinan dan Stunting

Sabtu, 25 April 2026 - 22:15 WIB

Sungai Penuh Cetak Prestasi, Wako Alfin Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Rp3 Miliar

Berita Terbaru