Bank Jambi Belum Pulih, DPRD Minta THR ASN Disalurkan Langsung Melalui OPD

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Adharianto

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Adharianto

SUNGAI PENUH, jentik.idAnggota DPRD Kota Sungai Penuh, Adharianto, meminta pemerintah daerah bersama Bank Jambi mempertimbangkan skema pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN melalui bendahara gaji di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Usulan ini muncul karena layanan ATM dan mobile banking Bank Jambi belum berfungsi normal. Kondisi tersebut membuat banyak ASN kesulitan mengakses layanan perbankan.

Adharianto mengatakan pihaknya menerima berbagai keluhan dari ASN yang terpaksa datang langsung ke bank untuk menarik gaji maupun tunjangan. Situasi ini memicu antrean panjang di kantor bank.

Baca Juga :  Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 78 Orang, Hampir 96 Ribu Warga Mengungsi

Menurutnya, antrean tidak hanya diisi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu. Kondisi ini berpotensi mengganggu pelayanan publik di instansi masing-masing.

Adharianto mendorong Badan Keuangan Daerah Kota Sungai Penuh segera berkoordinasi dengan Bank Jambi untuk mencari solusi yang lebih efektif. Ia menilai penyaluran THR dan TPP melalui bendahara gaji di OPD dapat mengurangi antrean dan mempermudah pegawai.

Baca Juga :  Wako Alfin Kawal RUPS Bank Jambi, Fokus Laba dan Dana CSR 2026

Selain itu, ia menegaskan skema tersebut tidak akan merugikan pihak bank. Menurutnya, pembayaran THR dan TPP tidak berkaitan langsung dengan kewajiban pinjaman ASN di Bank Jambi.

DPRD berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar kebutuhan ASN menjelang Lebaran dapat terpenuhi tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Wako Alfin Dorong Pasar Internasional
Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Monadi Tekankan Masa Depan Kopi Lokal
Retribusi Parkir Sungai Penuh Ditargetkan Rp500 Juta, Turun Dari Target Rp1,2 Miliar
35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:10 WIB

Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Wako Alfin Dorong Pasar Internasional

Senin, 21 September 2026 - 16:51 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Monadi Tekankan Masa Depan Kopi Lokal

Jumat, 18 September 2026 - 11:14 WIB

Retribusi Parkir Sungai Penuh Ditargetkan Rp500 Juta, Turun Dari Target Rp1,2 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

Keikutsertaan Sri Kartini Alfin dalam penguatan tata kelola PKK, Posyandu, dan Dekranasda di Jakarta.

Sungai Penuh

PKK Sungai Penuh Perkuat Tata Kelola di Jakarta

Senin, 21 Sep 2026 - 21:14 WIB

Arahan Dianda Putra kepada ASN Sungai Penuh untuk meningkatkan disiplin, etos kerja, dan kualitas pelayanan publik.

Sungai Penuh

Disiplin ASN Jadi Kunci Perkuat Pelayanan Publik di Sungai Penuh

Senin, 21 Sep 2026 - 20:13 WIB