Tangis dan Doa Menyatu di Butale Haji Kerinci, Tradisi Haru Pengantar Calon Haji

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga di Tanco, Kabupaten Kerinci, melakukan Butale Haji. Ini merupakan nyanyian haru masyarakat Kerinci dalam mengantarkan tamu Allah menuju Tanah Suci.

Warga di Tanco, Kabupaten Kerinci, melakukan Butale Haji. Ini merupakan nyanyian haru masyarakat Kerinci dalam mengantarkan tamu Allah menuju Tanah Suci.

Kerinci, jentik.id-Malam di rumah warga Tanco, Kabupaten Kerinci, terasa hangat dan penuh haru. Lampu menyala lebih lama dari biasanya, sementara warga berdatangan memenuhi halaman rumah calon jamaah haji.

Di tengah suasana itu, lantunan syair terdengar perlahan. Masyarakat mengenalnya sebagai Butale Haji, tradisi khas Kerinci yang mengiringi keberangkatan tamu Allah ke Tanah Suci.

Warga juga menyebutnya Tale Naik Haji, Tale Nek Jei, atau Tale Joi. Mereka melantunkannya bersama sebagai doa dan pengantar ibadah haji.

Keluarga, kerabat, dan warga ikut menyanyikan syair sederhana yang penuh makna. Mereka mengirim doa keselamatan, pesan moral, dan harapan agar jamaah pulang sebagai haji yang mabrur.

Baca Juga :  Wako Alfin Beri Pesan Kuat ke Mahasiswa Unja: Sukses Dimulai dari Konsistensi

Suasana berubah haru saat suara mulai bergetar. Beberapa warga meneteskan air mata saat melantunkan syair dan doa bersama.

Tokoh masyarakat Tanco, Saudin, mengatakan Butale Haji bukan sekadar nyanyian.
“Ini bukan sekadar nyanyian, tapi doa bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, tradisi ini memperkuat kebersamaan dan menghadirkan ruang untuk berbagi rasa bahagia, haru, dan ikhlas.

Menjelang musim haji, lantunan Butale Haji semakin sering terdengar di rumah calon jamaah. Warga bahkan melaksanakannya hampir setiap malam selama masa persiapan keberangkatan.

Keluarga biasanya memulai tradisi ini dengan kenduri sederhana. Mereka mengundang tetangga untuk berdoa bersama sebelum keberangkatan.

Dalam tradisi ini, batas keluarga dan tetangga melebur. Semua warga ikut membantu persiapan dan doa bersama.

Baca Juga :  26 Barang Dilelang Kejaksaan di Jambi, Truk Rp37 Jutaan hingga Emas Miliaran Rupiah

Butale Haji juga menguatkan nilai gotong royong yang masih hidup di masyarakat Kerinci.

Meski zaman berubah, tradisi ini tetap bertahan. Warga melestarikannya turun-temurun tanpa panggung besar atau teknologi modern.

Mereka mengandalkan suara manusia dan ketulusan hati untuk mengiringi calon jamaah haji.

Bagi masyarakat Kerinci, Butale Haji bukan hanya tradisi, tetapi juga identitas budaya. Mereka menjadikannya simbol syukur, keikhlasan, dan solidaritas sosial.

Tradisi ini mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan menghormati perjalanan spiritual seseorang.

Butale Haji terus hidup sebagai warisan budaya yang mengiringi langkah tamu Allah dengan doa, haru, dan cinta dari tanah Kerinci. (nr*)

Berita Terkait

Safari Jumat ke Pinggir Air, Wako Alfin Serahkan Bantuan Rp5 Juta untuk Masjid Baiturrahim
Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres
6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum
Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran
Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda
Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah
Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi
BAZNAS Pariaman Bantu Pemulung Bangkit, Bentor Jadi Modal Cari Rezeki Lebih Mudah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Safari Jumat ke Pinggir Air, Wako Alfin Serahkan Bantuan Rp5 Juta untuk Masjid Baiturrahim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda

Berita Terbaru