PADANG, jentik.id – Gunung Marapi kembali erupsi pada Selasa (24/3/2026) pukul 17.54 WIB. Pos Gunung Api (PGA) mencatat aktivitas tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat.
Petugas PGA, Ilhamdi Saputra, menyampaikan erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 24 detik. Awan menutupi puncak gunung sehingga petugas tidak dapat mengamati tinggi kolom abu.
Sebelumnya, Gunung Marapi juga erupsi pada pukul 14.26 WIB dengan durasi 26 detik. Alat seismograf mencatat amplitudo maksimum mencapai 28,6 milimeter.
Hingga saat ini, petugas belum menerima laporan kerusakan akibat aktivitas tersebut.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat.
Petugas melarang warga beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek. Selain itu, warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai diminta waspada terhadap potensi lahar dingin, terutama saat hujan.
Jika terjadi hujan abu, petugas meminta masyarakat menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.
PVMBG juga mengimbau masyarakat tetap tenang, menjaga situasi kondusif, dan tidak menyebarkan informasi bohong.
Aktivitas Gunung Marapi masih terus dipantau untuk mengantisipasi potensi erupsi lanjutan. (nr*)









