Serangan Udara Israel Hantam Area Sekolah di Gaza, 10 Warga Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel kembali serang Gaza. (REUTERS/Stringer)

Israel kembali serang Gaza. (REUTERS/Stringer)

GAZA, jentik.id – Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 10 warga Palestina di Gaza Tengah, Senin (6/4/2026). Serangan ini terjadi di dekat sekolah yang menampung para pengungsi.

Petugas kesehatan dan warga setempat melaporkan puluhan orang mengalami luka-luka. Enam korban berada dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa.

Saksi mata menyebut drone Israel menembakkan dua rudal saat bentrokan berlangsung. Serangan tersebut langsung menimbulkan korban jiwa di lokasi.

Baca Juga :  Perang Iran Picu Ancaman Serius, Bos Migas Dunia Ingatkan Krisis Energi Global

Seorang warga, Ahmed al-Maghazi, menggambarkan situasi mencekam. Ia mengatakan warga mencoba mempertahankan tempat tinggal, namun serangan tetap mengarah ke mereka.

Di sisi lain, milisi pro-Israel mengklaim telah menewaskan lima anggota Hamas. Namun, Al Jazeera belum bisa memverifikasi klaim tersebut. Hingga kini, Hamas belum memberikan pernyataan resmi.

Militer Israel sebelumnya menetapkan kamp pengungsi Maghazi sebagai zona aman. Namun, serangan tetap terjadi di kawasan tersebut.

Menurut UNRWA, sekitar 30 ribu orang awalnya menghuni kamp itu. Seiring konflik berlangsung, jumlah pengungsi meningkat tajam.

Baca Juga :  Timur Tengah Memanas, Kemenhaj RI Keluarkan Imbauan Resmi untuk Jemaah Umrah

Meski gencatan senjata tercapai sejak Oktober lalu, serangan di Jalur Gaza terus berlanjut. Kondisi ini menunjukkan situasi keamanan belum stabil dan warga sipil masih menghadapi risiko tinggi.

Sebelumnya, tentara Israel juga menembaki kendaraan staf World Health Organization hingga menewaskan satu orang.

Serangan terbaru ini kembali menunjukkan bahwa konflik di Gaza belum mereda, dengan korban sipil yang terus bertambah. (nr*)

Berita Terkait

Konflik Kian Panas, Israel Klaim Naim Qassem Tewas Diserang
Tak Semua Bisa Lewat! Iran Hanya Izinkan Negara Tertentu di Selat Hormuz
Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik
Drama 40 Hari Berakhir! AS dan Iran Sepakat Damai Sementara, Hormuz Dibuka
Diburu Iran, Pilot F-15 AS Bersembunyi di Tebing hingga Berhasil Diselamatkan
Saat Dunia Krisis, Pakistan Selamat Berkat Ledakan Panel Surya
BTNKS Sinergi Bersama TNI Jaga Kelestarian Ekosistem Dari Kegiatan Ilegal.
Atlet Sepatu Roda Jambi Borong Gelar Juara di Ajang Internasional PEKOPI 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 19:00 WIB

Konflik Kian Panas, Israel Klaim Naim Qassem Tewas Diserang

Kamis, 9 April 2026 - 18:30 WIB

Tak Semua Bisa Lewat! Iran Hanya Izinkan Negara Tertentu di Selat Hormuz

Kamis, 9 April 2026 - 14:13 WIB

Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik

Kamis, 9 April 2026 - 09:00 WIB

Drama 40 Hari Berakhir! AS dan Iran Sepakat Damai Sementara, Hormuz Dibuka

Rabu, 8 April 2026 - 10:00 WIB

Diburu Iran, Pilot F-15 AS Bersembunyi di Tebing hingga Berhasil Diselamatkan

Berita Terbaru

Petugas menunjukkan pecahan mata uang dolar Amerika Serikat dan mata uang Rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Selasa (10/3/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Nasional

Kurs Anjlok ke Rp17.090, Pasar Dibayangi Ketegangan Global

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:00 WIB

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem. Foto: Anwar Amro/AFP

Internasional

Konflik Kian Panas, Israel Klaim Naim Qassem Tewas Diserang

Kamis, 9 Apr 2026 - 19:00 WIB