Dampak Konflik Timur Tengah, 32 WNI Dievakuasi dari Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah mengevakuasi 32 WNI dari Iran akibat konflik Timur Tengah. Sebanyak 22 orang telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Dok / Kemlu RI /

Pemerintah mengevakuasi 32 WNI dari Iran akibat konflik Timur Tengah. Sebanyak 22 orang telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Dok / Kemlu RI /

Iran, jentik.id-Pemerintah Indonesia mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran seiring meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di luar negeri menjalankan proses ini secara bertahap.

Sebanyak 32 WNI mengikuti evakuasi tahap pertama pada 10 Maret 2026. Mereka terdiri dari pekerja, pelajar, mahasiswa, pekerja migran, serta wisatawan.

Pemerintah membagi proses pemulangan menjadi dua kloter.

Kloter pertama membawa 22 WNI dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 10 Maret 2026 sekitar pukul 18.00 WIB setelah perjalanan dari Baku.

Baca Juga :  Setelah Sempat Tertahan, Dua Kapal Pertamina Akhirnya Siap Lintasi Selat Hormuz

Sementara itu, kloter kedua yang membawa 10 WNI dijadwalkan tiba pada 11 Maret 2026.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyambut langsung kedatangan para WNI.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia dan selamat berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Menlu menegaskan bahwa pemerintah mengutamakan keselamatan WNI di tengah situasi konflik yang terus berkembang.

Sejak konflik meningkat, Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di Timur Tengah terus berkoordinasi. Mereka melakukan pendataan WNI serta menyiapkan langkah darurat sesuai kondisi di lapangan.

Setelah tiba di Indonesia, pemerintah daerah akan membantu para WNI melanjutkan perjalanan ke daerah asal.

Baca Juga :  Kesepakatan AS–Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi

Evakuasi ini menjadi bagian dari upaya perlindungan WNI di luar negeri, khususnya di wilayah terdampak konflik. Kedutaan Besar RI di Teheran dan Baku terus memantau situasi.

Berdasarkan data KBRI Teheran, sekitar 329 WNI masih berada di Iran. Sebagian besar merupakan pelajar dan mahasiswa di Kota Qom, sementara sisanya bekerja sebagai PMI dan ekspatriat.

Saat ini, pemerintah terus menjalin komunikasi untuk memastikan kondisi mereka serta menyiapkan bantuan jika diperlukan. (nr*)

Berita Terkait

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel
Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif
Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS
Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan
Kabar Baik! Pemerintah Singapura Cairkan BLT hingga Rp11,8 Juta per Orang
Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah
Atlet Kickboxing Asal Jambi Bharada Billy Van Aziz Boston Raih Medali Perak di ISKA Indonesia Open Tournament 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu

Senin, 13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Senin, 13 Juli 2026 - 08:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan

Berita Terbaru