Israel Hujani Lebanon dengan Serangan Udara, 13 Personel Keamanan Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel menggempur Lebanon setelah AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata (dok. Getty Images/Daniel Carde)

Israel menggempur Lebanon setelah AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata (dok. Getty Images/Daniel Carde)

BEIRUT, jentik.id – Israel melancarkan serangan udara ke Nabatiyeh, Lebanon selatan, dan menewaskan sedikitnya 13 personel keamanan pada Jumat (10/4).

Pesawat tempur Israel menggempur sejumlah titik dan merusak kantor Keamanan Negara. Api masih terlihat berkobar setelah serangan.

PM Lebanon Nawaf Salam menegaskan serangan itu tidak menghentikan upaya gencatan senjata.

Presiden Joseph Aoun juga mendesak komunitas internasional segera menghentikan serangan Israel.

Baca Juga :  Iran Hantam Jet Tempur AS! F-15E Jatuh, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Israel meningkatkan serangan sejak 8 April meski AS dan Iran menyepakati gencatan senjata.

Lebanon mencatat lebih dari 300 korban tewas, mayoritas warga sipil.

Israel sempat memperingatkan serangan ke wilayah padat di Beirut, termasuk area rumah sakit dan jalur bandara, namun belum terjadi.

Negara Eropa dan Arab terus menekan Israel agar menghentikan serangan.

Baca Juga :  Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Pemerintah Lebanon menerima jaminan bahwa bandara dan rumah sakit tidak akan diserang.

Israel mengklaim menghancurkan ribuan situs Hizbullah dan menewaskan lebih dari 1.400 pejuang.

Hizbullah membalas dengan roket ke Israel utara dan serangan ke wilayah perbatasan.

Ketegangan di perbatasan Lebanon–Israel terus meningkat dan berpotensi meluas. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB