PALEMBANG, jentik.id – Kerja keras dan keseriusan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, dalam membangun daerah akhirnya membuahkan hasil.
Pemerintah pusat mengapresiasi Wako Alfin karena berhasil menekan angka kemiskinan dan stunting. Prestasi itu mengantarkan Kota Sungai Penuh meraih juara satu tingkat kota se-Sumatera dalam penanganan kemiskinan dan penurunan stunting.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menyerahkan penghargaan itu secara langsung pada acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Wydham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4).
Menteri Dalam Negeri, para gubernur, serta bupati dan wali kota se-Sumatera juga menghadiri acara tersebut.
Selain penghargaan, pemerintah pusat juga memberikan bonus insentif fiskal sebesar Rp3 miliar kepada Wako Alfin.
Pemerintah pusat menilai Kota Sungai Penuh mampu menurunkan angka kemiskinan dan prevalensi stunting secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintah Kota Sungai Penuh menjalankan berbagai program strategis untuk mengatasi masalah tersebut. Program itu meliputi penguatan jaring pengaman sosial, intervensi gizi spesifik dan sensitif, hingga Program 3 S, yaitu Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah yang digagas bersama TP PKK Kota Sungai Penuh.
Wako Alfin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan. Insya Allah, ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas program agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia berharap penghargaan dan insentif ini menjadi dorongan untuk memperluas program pembangunan serta mempercepat terwujudnya masyarakat Sungai Penuh yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (nr*)









