Jakarta Temukan 4 Kasus Hantavirus, Satu Pasien Kini Jalani Isolasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hantavirus. Foto: Mauro Rodrigues/Shutterstock

Ilustrasi Hantavirus. Foto: Mauro Rodrigues/Shutterstock

Jakarta, jentik.id-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat empat kasus hantavirus muncul di Jakarta hingga Mei 2026. Tiga pasien sudah sembuh, sementara satu pasien masih berstatus suspek dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan data tersebut saat memberikan keterangan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menurut Ani, jumlah kasus yang tercatat di DKI Jakarta berbeda dengan data Kementerian Kesehatan yang sebelumnya menyebut ada enam kasus hantavirus di ibu kota.

“Sepanjang 2026 sampai sekarang kami menemukan empat kasus. Tiga pasien sudah sembuh dengan gejala ringan, sedangkan satu pasien masih berstatus suspek dan masih menunggu hasil laboratorium,” ujar Ani.

Baca Juga :  Peran Ibu Rumah Tangga Penjaga Kesehatan Anggota Keluarga

Dinas Kesehatan DKI Jakarta langsung menangani pasien suspek sesuai prosedur kesehatan. Petugas menempatkan pasien di ruang isolasi untuk mencegah risiko penularan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Ani memastikan seluruh kasus yang muncul di Jakarta hanya menunjukkan gejala ringan. Tiga pasien yang sebelumnya terpapar juga sudah pulih sepenuhnya.

Ia juga menegaskan kasus hantavirus di Jakarta tidak berkaitan dengan klaster internasional di kapal pesiar MV Hondius yang sempat menjadi perhatian dunia.

Baca Juga :  Wabah di Laut Lepas! 3 Penumpang Kapal Pesiar Tewas Diduga Virus Hanta

“Kasus di Jakarta tidak terkait dengan klaster kapal pesiar. Kami memang memantau kasus ini secara rutin sepanjang tahun,” katanya.

Sebelumnya, virus hanta menjadi sorotan internasional setelah delapan kasus muncul di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde, Afrika Barat.

Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut risiko penyebaran hantavirus ke populasi global masih tergolong rendah. (nr*)

Berita Terkait

Ratusan Anak Ikuti Sunat Massal Gratis yang Digelar Minang Kerinci di RSUD Bhakri Kota Sungai Penuh
Spanyol Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Lebih dari 1.000 Orang Meninggal Dunia
Warning! Hewan Peliharaan Berpotensi Menularkan Penyakit kepada Pemilik, Ini Penjelasan Ahli
Anak Kejang? Hindari Memasukkan Sendok ke Mulut, Begini Pertolongan Pertama yang Tepat
Ujung Tombak Pelayanan Dasar Kesehatan Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Peran Kadinkes Disorot
Wali Kota Alfin  Soroti Puskesmas Tanah Kampung Paling kumuh Kadiskes Jangan Duduk Belakang Meja Saja
Menkes Sebut Program Vaksin dan Imunisasi Butuh Anggaran Rp44,49 Triliun hingga 2029
Pembangunan RSUD Kerinci Tipe C Senilai Rp137,9 Miliar Penyerahan Lahan Resmi Mulai
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ratusan Anak Ikuti Sunat Massal Gratis yang Digelar Minang Kerinci di RSUD Bhakri Kota Sungai Penuh

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:18 WIB

Spanyol Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Lebih dari 1.000 Orang Meninggal Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:03 WIB

Warning! Hewan Peliharaan Berpotensi Menularkan Penyakit kepada Pemilik, Ini Penjelasan Ahli

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:29 WIB

Anak Kejang? Hindari Memasukkan Sendok ke Mulut, Begini Pertolongan Pertama yang Tepat

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:05 WIB

Ujung Tombak Pelayanan Dasar Kesehatan Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Peran Kadinkes Disorot

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB