Benarkah Bayi Langsung Terdaftar JKN? Begini Penjelasan BPJS

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Foto: BPJS Kesehatan)

Ilustrasi. (Foto: BPJS Kesehatan)

JAKARTA, jentik.id – BPJS Kesehatan menegaskan bahwa bayi baru lahir belum otomatis terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), meski kabar tersebut ramai di media sosial.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menyatakan bahwa hingga kini aturan pendaftaran masih mengacu pada regulasi yang berlaku. Orang tua tetap harus mendaftarkan bayi secara aktif.

“Tidak ada kebijakan pendaftaran otomatis tanpa proses dari orang tua,” ujar Rizzky, Senin (5/4/2026).

Baca Juga :  Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Orang Tua Wajib Daftarkan dalam 28 Hari

BPJS Kesehatan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Aturan itu mewajibkan orang tua mendaftarkan bayi maksimal 28 hari setelah kelahiran.

Dengan ketentuan ini, orang tua perlu segera mengurus administrasi agar bayi mendapatkan jaminan kesehatan sejak dini.

Baca Juga :  Tak Cuma Bikin Lelah, Kurang Tidur Ternyata Bisa Picu Stroke Ringan

Integrasi Sistem Masih Tahap Rencana

Terkait kabar pendaftaran otomatis melalui portal layanan publik terpadu “INAku”, BPJS Kesehatan menyebut sistem tersebut belum berlaku.

Rizzky menjelaskan bahwa pihaknya siap mendukung kebijakan pemerintah, namun implementasi masih menunggu penyesuaian regulasi dan koordinasi antar lembaga.

BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti aturan resmi yang berlaku. (nr*)

Berita Terkait

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Kerinci Gelar Donor Darah
Asap Kiriman Kembali Selimuti Sungai Penuh dan Kerinci, Kualitas Udara Memburuk
Perwako Remunerasi Ditargetkan Rampung, Jaspel Tenaga Medis Segera Dibayar Bulan Depan.
Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet
Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Kerinci Gelar Donor Darah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Asap Kiriman Kembali Selimuti Sungai Penuh dan Kerinci, Kualitas Udara Memburuk

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perwako Remunerasi Ditargetkan Rampung, Jaspel Tenaga Medis Segera Dibayar Bulan Depan.

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Berita Terbaru