Gegara Penilaian Kontroversial, MPR RI Copot Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR, di Kalbar pada Sabtu (9/5/2026).  Foto: Youtube/MPR RI

Suasana Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR, di Kalbar pada Sabtu (9/5/2026). Foto: Youtube/MPR RI

Jakarta, jentik.id-MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permintaan maaf terkait polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Polemik muncul setelah publik menyoroti penilaian jawaban peserta dalam salah satu sesi lomba yang viral di media sosial. Dalam lomba tersebut, juri menyatakan jawaban regu C dari SMAN 1 Pontianak salah, padahal banyak warganet menilai jawaban itu benar.

Lomba berlangsung pada 9 Mei 2026. Dua juri yang terlibat dalam penilaian ialah Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang, Pastikan Stok Beras Aman

MPR RI kemudian menonaktifkan dewan juri dan MC yang bertugas pada kegiatan tersebut. Keputusan itu diambil setelah polemik ramai menjadi perhatian publik.

“MPR RI menonaktifkan Dewan Juri dan MC pada kegiatan LCC ini,” tulis keterangan resmi MPR RI, Senin (12/5).

MPR RI menegaskan kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda harus menjunjung sportivitas, objektivitas, keadilan, dan semangat pembelajaran yang positif.

Selain itu, MPR RI juga akan mengevaluasi seluruh aspek teknis lomba. Evaluasi mencakup mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, hingga tata kelola keberatan selama perlombaan.

Baca Juga :  Solidaritas untuk Aceh, Padang Panjang Hibahkan Rp3 Miliar dari Tambahan TKD

Menurut MPR RI, langkah evaluasi tersebut bertujuan agar pelaksanaan LCC berikutnya berjalan lebih baik, transparan, dan akuntabel.

MPR RI juga mengapresiasi peserta, guru pendamping, panitia daerah, dan masyarakat yang ikut memberi perhatian terhadap pendidikan kebangsaan dan pelaksanaan LCC Empat Pilar.

Lembaga itu menilai masukan publik menjadi bahan evaluasi penting untuk menjaga kualitas kegiatan dan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembelajaran kebangsaan. (nr*)

Berita Terkait

Rupiah Tertekan ke Rp17.529, BI Bongkar Penyebab di Balik Pelemahan Ini
Viral di LCC MPR, Josepha dari Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China
KPK Sebut Penanganan Koruptor Sangat Mahal, Negara Tanggung Semua Kebutuhan Tahanan
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Jadwal dan Besarannya
Ketua Dewan Pers Ajak Pers Jaga Kualitas Informasi di Era Disrupsi Digital
Dewan Pers Gelar Fun Walk Bersama Insan Media Dan Menteri HAM Peringati World Press Freedom Day 2026
Urus Pindah KTP Antarprovinsi Jadi Lebih Mudah, Ini Panduan Lengkapnya
Kapolri Mutasi Besar-besaran, 9 Kapolda dan 108  jabatan  Strategis Dilingkung Polisi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:09 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp17.529, BI Bongkar Penyebab di Balik Pelemahan Ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:12 WIB

Viral di LCC MPR, Josepha dari Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:02 WIB

Gegara Penilaian Kontroversial, MPR RI Copot Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

KPK Sebut Penanganan Koruptor Sangat Mahal, Negara Tanggung Semua Kebutuhan Tahanan

Senin, 11 Mei 2026 - 19:43 WIB

Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Jadwal dan Besarannya

Berita Terbaru