Ribuan PPPK Menanti Kepastian, Sungai Penuh Suarakan Skema ASN yang Jelas

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat nasional bersama Komisi II DPR RI melalui Zoom Meeting dari ruang Sekretariat Daerah Kota Sungai Penuh, Senin (8/6/2026)

Rapat nasional bersama Komisi II DPR RI melalui Zoom Meeting dari ruang Sekretariat Daerah Kota Sungai Penuh, Senin (8/6/2026)

SUNGAI PENUH, jentik.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh mendorong pemerintah pusat segera menetapkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu dan paruh waktu. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyampaikan hal itu saat mengikuti rapat nasional bersama Komisi II DPR RI melalui Zoom Meeting dari ruang Sekretariat Daerah, Senin (8/6/2026).

Alfin menilai ribuan tenaga non-ASN membutuhkan kepastian status setelah lama mengabdi di sektor pelayanan publik. Ia menegaskan pemerintah daerah siap mendukung kebijakan yang memberi kejelasan bagi tenaga honorer tanpa membebani keuangan daerah.

Dalam rapat yang diikuti DPR RI, pemerintah pusat, dan kepala daerah se-Indonesia itu, peserta membahas penataan tenaga non-ASN serta skema PPPK penuh waktu dan paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan aparatur daerah.

Baca Juga :  Jaga Kualitas Pelayanan Publik, Wako Alfin Lakukan Sidak Ramadan di OPD

Peserta juga mengkaji sistem kepegawaian yang lebih fleksibel guna mendukung pelayanan publik. Pemerintah pusat meminta daerah menyampaikan data tenaga non-ASN dan kondisi anggaran masing-masing.

Sejumlah kepala daerah menyoroti kenaikan belanja pegawai dan meminta kebijakan yang lebih fleksibel agar penataan ASN tidak mengganggu pelayanan masyarakat.

Alfin mendukung reformasi birokrasi, namun meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah saat menyusun kebijakan baru. Menurutnya, kepastian skema PPPK akan membantu daerah menyusun anggaran secara lebih terukur.

Tenaga honorer di berbagai daerah masih menunggu kepastian status, kesejahteraan, dan jenjang karier. Banyak dari mereka telah lama bekerja di sektor pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan.

Baca Juga :  Seleksi Paskibraka 2026 Resmi Dibuka, Sekda Alpian Tekankan Disiplin

Alfin menilai kepastian status ASN akan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan sumber daya manusia yang stabil, pemerintah daerah dapat memperkuat birokrasi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah pusat dan DPR RI saat ini terus menyusun reformasi ASN yang lebih adaptif. Penataan tenaga non-ASN menjadi langkah penting untuk membangun birokrasi yang profesional, efisien, dan responsif.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pembahasan tersebut segera menghasilkan keputusan yang jelas. Alfin menegaskan kepastian skema PPPK akan memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah. (nr*)

Berita Terkait

Resmi Tutup Latsar CPNS, Azhar Hamzah Minta ASN Utamakan Kepentingan Rakyat
Siti Hajir Jadi Perempuan Pertama dari Jambi yang Menjabat Kepala KUA
BPK Jambi Serahkan Opini WTP kepada 11 Daerah, Di Soroti Temuan Sektor Pajak Dan Pekerjan Infrastruktur
Pancasila: Ideologi yang Hidup, Berakar Dari Kearifan Lokal Bukan Sekadar Pajangan
Ratusan ASN Pemkot Sungai Penuh Berkurban 39 Ekor Sapi pada Iduladha 1447 Hijriah
Pemkot Sungai Penuh  Absensi Manual Tutup Celah Kelemahan  Elektronik Juga  Terima Besar Kecil  TPP.
Resmi Dibuka Wawako Azhar Hamzah, Latsar CPNS Sungai Penuh 2026 Siap Cetak ASN Profesional
Libur Nasional, Dukcapil Sungai Penuh Tetap Buka Layanan KTP-el
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 19:47 WIB

Resmi Tutup Latsar CPNS, Azhar Hamzah Minta ASN Utamakan Kepentingan Rakyat

Senin, 8 Juni 2026 - 18:45 WIB

Ribuan PPPK Menanti Kepastian, Sungai Penuh Suarakan Skema ASN yang Jelas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:35 WIB

Siti Hajir Jadi Perempuan Pertama dari Jambi yang Menjabat Kepala KUA

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:30 WIB

BPK Jambi Serahkan Opini WTP kepada 11 Daerah, Di Soroti Temuan Sektor Pajak Dan Pekerjan Infrastruktur

Senin, 1 Juni 2026 - 11:40 WIB

Pancasila: Ideologi yang Hidup, Berakar Dari Kearifan Lokal Bukan Sekadar Pajangan

Berita Terbaru